JOMBANG – Prestasi membanggakan kembali ditorehkan MAN 3 Jombang PP Bahrul Ulum Tambakberas. Pada penerimaan mahasiswa baru 2026, sebanyak 250 siswa berhasil lolos ke berbagai perguruan tinggi negeri (PTN). Bahkan enam siswa sukses menembus Fakultas Kedokteran yang dikenal sebagai salah satu program studi paling bergengsi dan kompetitif.
Lima siswa diterima di Fakultas Kedokteran UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Yakni Muhammad Akhdannuha Fatihurrohman, Rafi Indera Dewa Tegar Ramadani, Akilah Maziyah Fanani, Cinta Amaliyah Sholihah Wahyu Lestari dan Arina Izzata Aini. Sedangkan Dyah Manggar Sasikirana diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang.
Secara keseluruhan, 250 siswa MAN 3 Jombang masuk PTN melalui berbagai jalur. Rinciannya, 72 siswa lolos jalur SNBP. 98 siswa melalui SNBT. 56 siswa melalui SPAN-PTKIN. Delapan siswa lewat PMDP Poltekkes. Sembilan siswa melalui SIMAMA Poltekkes. Serta tujuh siswa melalui jalur Golden Ticket.
Baca Juga: MAN 3 Jombang Gelar Workshop Desain Pembelajaran Berbasis HOTS, Ini Tujuan Utamanya
Para siswa tersebut diterima di sejumlah kampus ternama. Di antaranya Universitas Indonesia (UI), Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Universitas Airlangga (Unair), Universitas Gadjah Mada (UGM), Universitas Brawijaya (UB), Universitas Negeri Malang (UM), Universitas Negeri Surabaya (Unesa), Universitas Sebelas Maret (UNS), hingga berbagai perguruan tinggi negeri dan keagamaan lainnya.
Pelaksana Harian Kepala MAN 3 Jombang PP Bahrul Ulum, KH M Syifa' Malik MPdI, mengatakan, capaian tersebut menjadi bukti komitmen madrasah dalam membina prestasi akademik peserta didik sekaligus mengantarkan mereka ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi.
’’Kita berharap prestasi ini dapat menjadi motivasi bagi seluruh siswa untuk terus berjuang meraih cita-cita dan mengharumkan nama madrasah serta pondok pesantren,’’ kata Gus Syifa'.
Ia juga menyampaikan terima kasih kepada pengasuh dan pengurus Yayasan Pondok Pesantren Bahrul Ulum, wali murid, serta masyarakat yang telah memberikan kepercayaan kepada MAN 3 Jombang.
’’Kepercayaan tersebut merupakan amanah yang senantiasa kami jaga dan kelola dengan sebaik-baiknya. Dengan komitmen, sinergi, dan ikhtiar bersama, kami berharap dapat terus mengantarkan semakin banyak peserta didik meraih cita-citanya serta diterima di berbagai perguruan tinggi negeri favorit pada tahun-tahun mendatang,’’ tuturnya.
Di balik keberhasilan tersebut, tersimpan kisah perjuangan yang penuh inspirasi dari para siswa yang berhasil menembus dunia kedokteran.
Baca Juga: Jadwal TKA Makin Maju, MAN 3 Jombang Perkuat Pembelajaran HOTS
Dyah Manggar Sasikirana, siswa XII-9 yang diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang melalui jalur SNBP, mengaku keberhasilannya merupakan buah dari kerja keras sejak awal belajar di MAN 3 Jombang. Berbagai prestasi di bidang Musabaqah Syarhil Quran, dai, dan puisi menjadi nilai tambah dalam seleksi. Selama tiga tahun, ia juga aktif di UKS, KKR, dan organisasi PIK-R.
’’Saya meyakini, pengabdian dan dedikasi dalam menjalankan berbagai tugas yang diberikan pembina menjadi salah satu jalan keberkahan yang mengantarkan saya diterima di Fakultas Kedokteran Universitas Negeri Malang,’’ papar gadis yang akrab disapa Manggar itu.
Kesempatan emas juga diraih Cinta Amaliyah Sholihah Wahyu Lestari, siswa XII-10 yang diterima di Fakultas Kedokteran UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Siswi kelas unggulan itu mengaku sosok ibunya yang berprofesi sebagai guru IPA menjadi inspirasi terbesar dalam menentukan masa depan. Meski sempat ragu, dukungan orang tua dan para guru membuatnya mantap mengejar cita-cita.
’’MAN 3 Jombang memiliki peran besar dalam mengantarkan saya meraih prestasi melalui berbagai pembinaan dan kompetisi, seperti OSK dan OMI,’’ bebernya.
Cinta juga berharap dapat terus berkembang dan menjadi alumni yang mampu membawa nama baik MAN 3 Jombang serta Pondok Pesantren Bahrul Ulum.
Sementara ketertarikan Rafi Indera Dewa Tegar Ramadani, siswa XII-1, terhadap dunia kedokteran telah tumbuh sejak dini. Baginya, profesi dokter merupakan pekerjaan yang mulia dan dapat memberi manfaat bagi banyak orang.
’’Selain ingin meraih cita-cita pribadi, saya juga berkeinginan kuat untuk menjaga kesehatan keluarga, khususnya kedua orang tua, baik secara jasmani maupun rohani,’’ ungkap Rafi.
Akilah Maziyah Fanani, siswa XII-9 yang juga diterima di Fakultas Kedokteran UIN Maulana Malik Ibrahim Malang, menuturkan, keberhasilannya merupakan hasil perpaduan antara usaha dan kekuatan spiritual.
’’Bagi saya, menjaga adab, menghormati orang tua, hidup sederhana, serta menghindari perilaku yang dapat merugikan diri sendiri maupun orang lain menjadi bagian penting dalam perjalanan meraih cita-cita,’’ ungkapnya.
Muhammad Akhdannuha Fatihurrohman dan Arina Izzata Aini turut melengkapi daftar siswa MAN 3 Jombang yang diterima di Fakultas Kedokteran UIN Maulana Malik Ibrahim Malang. Bersama empat rekannya, mereka menjadi bagian dari capaian istimewa madrasah tahun ini.
Keberhasilan enam siswa menembus fakultas kedokteran semakin melengkapi prestasi MAN 3 Jombang PP Bahrul Ulum yang sukses mengantarkan 250 siswanya diterima di berbagai perguruan tinggi favorit di Indonesia. Capaian tersebut menjadi bukti bahwa madrasah berbasis pesantren mampu melahirkan lulusan berprestasi dan berdaya saing tinggi di tingkat nasional. (riz/jif)
Editor : Anggi Fridianto