JOMBANG – SMPN 1 Kabuh mengembangkan inovasi tersendiri dalam mencetak generasi beprestasi yang tidak hanya cerdas secara akademik, namun juga unggul dalam bakat dan karakter.
Komitmen tersebut digeber melalui program kegiatan ekstrakurikuler sepanjang tahun pelajaran 2025/2026, dengan fasilitas memadai.
Dari 13 pilihan ekstrakurikuler, 1 bersifat wajib dan 12 lainnya bersifat pilihan. Ekstrakurikuler wajib adalah Pramuka, sedangkan dua belas ekstrakurikuler pilihan meliputi seni lukis, tari, karawitan, Palang Merah Remaja (PMR), bola voli, banjari, jurnalistik, Paskibra (Pasukan Pengibar Bendera), tahfidz Alquran. Serta tiga kelompok Olimpiade Sains Nasional (OSN) di bidang Ilmu Pengetahuan Alam (IPA), Matematika, dan Ilmu Pengetahuan Sosial (IPS).
Salah satu ekstrakurikuler yang mencuri perhatian adalah karawitan. Di tengah gempuran budaya digital, SMPN 1 Kabuh teguh mempertahankan kesenian gamelan Jawa sebagai bagian dari pembinaan siswa.
”Setiap siswa memiliki bakat dan potensi masing-masing, melalui kegiatan ekstrakurikuler, kami ingin memberi ruang berkembang seluas-luasnya bagi mereka. Prestasi bukan hanya tentang nilai di rapor, tapi juga kemampuan, karakter, dan kontribusi nyata yang mereka tunjukkan kepada masyarakat,” ujar Kepala SMPN 1 Kabuh Suprihadiono SPd.
Baca Juga: MPLS SMPN 1 Kabuh Jombang, Perkuat Budaya Anti Perundungan dan Pendidikan Karakter
Melalui berbagai pilihan kegiatan, mencakup seni, budaya, olahraga, sains, kepemimpinan, dan keagamaan. Para siswa dapat menemukan serta mengasah potensi terbaik, tidak hanya terpaku kepada fisik dan intelektual, tetapi juga memastikan dimensi spiritual mereka.
Baca Juga: Rayakan HUT ke-39, SMPN 1 Kabuh Launching Batik Mbako Spijika
Hal ini menjadi wujud komitmen SMPN 1 Kabuh dalam membuktikan diri sebagai sekolah yang serius membentuk generasi pelajar yang utuh, yakni berprestasi di dalam maupun di luar kelas.
Sutrim SPd selaku Koordinator Ekstrakurikuler SMPN 1 Kabuh menambahkan semua kegiatan dirancang sistematis agar setiap siswa mendapat pembinaan optimal.
”Kami secara aktif mendaftarkan dan mempersiapkan mereka untuk berbagai perlombaan, karena pengalaman berkompetisi adalah cara terbaik untuk tumbuh menjadi pribadi yang tangguh dan berprestasi,” pungkasnya. (dwi/fid)
Editor : Anggi Fridianto