JOMBANG – Sekolah Menengah Kejuruan Yayasan Pendidikan dan Sosial Ma’arif (SMK YPM) 14 Sumobito merupakan lembaga pendidikan yang berdiri sejak 16 Juli 2001 dengan SK Pendirian No. 05/104.12.35, sebagai bagian dari YPM yang didirikan KH M Hasyim Latief. SMK YPM 14 Sumobito hadir sebagai bentuk pengabdian abadi sang pendiri terhadap kampung halamannya melalui jalur pendidikan vokasi.
YPM berdiri sejak 10 September 1961 dan diresmikan pada 17 September 1964. Hingga kini YPM mengelola 38 lembaga pendidikan, mulai dari jenjang PAUD hingga perguruan tinggi.
”Sekolah kami berada di bawah naungan YPM Taman Sepanjang Sidoarjo, yang diketuai oleh Dr Ahmad Makki,” kata Kepala SMK YPM 14 Sumonito, Drs Keman.
Sekolah yang beralamatkan di Jalan Raya Sumobito No 1, Desa/Kecamatan Sumobito dengan status terakreditasi A ini menawarkan dua pilihan jurusan. Teknik Kendaraan Ringan Otomotif (TKRO) dan Teknik Jaringan Komputer dan Telekomunikasi (TJKT). Saat ini terdapat 11 rombongan belajar yang terbagi merata di kelas X, XI, dan XII.
Melalui program TKRO para siswa dibekali dengan kompetensi menyeluruh di bidang otomotif, mulai dari perawatan mesin dan sistem injeksi bahan bakar, kelistrikan kendaraan, sistem rem dan suspensi, diagnosa kerusakan, hingga teknologi kendaraan modern.
Baca Juga: Hari Ini Kelulusan SMP di Jombang Diumumkan, Siswa Bisa Langsung Urus SPMB SMA-SMK
”Praktek dilakukan di bengkel berstandar industri lengkap dengan unit mobil dan motor kerja sehingga lulusan TKRO siap berkarier sebagai teknisi, mekanik, maupun wirausaha bengkel mandiri,” tegasnya.
Sedangkan TJKT sesuai dengan Kurikulum Merdeka, mengembangkan kompetensi dari jaringan lokal ke ekosistem telekomunikasi modern yang mencakup administrasi jaringan (router, switch, server), teknologi fiber optik dan nirkabel, keamanan jaringan (Cyber Security), pemrograman website, Cloud Computing, dan Internet of Things (IoT).
”Pihak sekolah melengkapinya dengan menyiapkan Laboratorium Fiber Optik sebagai diferensiasi strategis. Mengingat Indonesia sedang dalam masa transisi besar ke Fiber to the Home (FTTH). Lulusan TJKT siap mengisi posisi di industri Information Technology (IT), Internet Service Provider (ISP), perusahaan telekomunikasi, maupun sebagai freelancer digital,” tandasnya.
Meski berstatus sekolah swasta di wilayah semi-pedesaan, SMK YPM 14 Sumobito mampu membuktikan diri melalui sejumlah capaian membanggakan. Di bidang akademik, para lulusan terbukti mampu melanjutkan pendidikan tinggi dengan dukungan beasiswa di Universitas Ma’arif Hasyim Latif (UMAHA).
Nilai Uji Kompetensi Keahlian (UKK) TKRO dan TJKT secara konsisten memenuhi standar industri nasional, membuktikan kompetensi teknis terukur. Sedangkan di bidang non-akademik, para siswa juga kerap mencatatkan berbagai prestasi membanggakan. ”Akreditasi A dengan nilai 92 menjadi pengakuan resmi atas tata kelola dan mutu pendidikan yang tertib,’’ ungkapnya. (dwi/jif)
Editor : Anggi Fridianto