JOMBANG – Tahapan pengambilan PIN dalam Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB) jenjang SMA/SMK negeri di Jawa Timur tahun 2026 tinggal menyisakan beberapa hari. Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang mengimbau para calon murid baru segera melakukan pengambilan PIN sebelum batas akhir pada 9 Juni 2026.
”Pengambilan PIN masih berlangsung dan akan berakhir pada 9 Juni 2026. Kami mengimbau siswa dan orang tua tidak menunggu hari terakhir agar prosesnya lebih lancar,’’ kata Kepala Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Eko Redjo Sunariyanto, kemarin.
Pasca pengumuman kelulusan jenjang SMP/MTs, banyak siswa mulai mendatangi SMA dan SMK negeri untuk mengurus pengambilan PIN sebagai syarat mengikuti seluruh tahapan pendaftaran SPMB.
Bagi siswa yang belum menerima Surat Keterangan Lulus (SKL), dokumen tersebut dapat digantikan sementara dengan surat keterangan masih duduk di kelas IX dari sekolah asal.
Baca Juga: Hari Ini Kelulusan SMP di Jombang Diumumkan, Siswa Bisa Langsung Urus SPMB SMA-SMK
’’SKL bisa diganti dengan surat keterangan kelas 9, jadi proses pengambilan PIN tetap bisa berjalan, sejak 28 Mei,’’ terangnya.
Selain itu, siswa yang nilai akademiknya belum diunggah oleh sekolah asal ke dalam sistem SPMB juga tidak perlu khawatir. Menurut Eko, proses unggah nilai masih dapat dilakukan saat pengambilan PIN berlangsung.
’’Dalam pengambilan PIN, apabila nilai siswa belum diunggah oleh sekolah asal ke sistem SPMB, dapat dilakukan unggah nilai saat proses pengambilan PIN,’’ jelasnya.
Untuk pengambilan PIN, calon murid baru wajib menyiapkan sejumlah dokumen. Di antaranya, fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan menunjukkan dokumen aslinya.
Surat Keterangan Domisili bagi siswa yang tinggal di pondok pesantren, panti asuhan, atau panti sosial. SKL atau surat keterangan kelas IX atau ijazah. Sertifikat hasil Tes Kemampuan Akademik (TKA). Serta surat keterangan pindah domisili bagi pendaftar melalui jalur mutasi.
Setelah tahapan pengambilan PIN berakhir, proses berikutnya adalah verifikasi dan validasi data dokumen oleh operator SMA/SMK yang berlangsung hingga 10 Juni 2026. Selanjutnya, calon murid baru dapat mengikuti latihan pendaftaran pada 8-9 Juni 2026 untuk memahami mekanisme pendaftaran secara daring.
Pendaftaran tahap pertama akan dibuka pada 11-12 Juni 2026 untuk jalur domisili SMA dan SMK. Tahap kedua pada 17-18 Juni 2026 pendaftaran jalur afirmasi, mutasi orang tua/wali, serta jalur prestasi hasil lomba untuk SMA dan SMK.
Berikutnya, pendaftaran tahap ketiga pada 24-25 Juni 2026 melalui jalur nilai prestasi akademik SMA. Sedangkan tahap keempat sekaligus tahap terakhir pada 30 Juni hingga 1 Juli 2026 pendaftaran jalur nilai prestasi akademik SMK. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto