Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

425 Siswa MA di Jombang Lolos PTN Jalur SNBT, Naik Hampir 30 Persen dari Tahun Lalu

Wenny Rosalina • Senin, 1 Juni 2026 | 06:57 WIB
Ilustrasi SNBP-SNBT
Ilustrasi SNBP-SNBT

 
JOMBANG - S
ebanyak 425 siswa Madrasah Aliyah (MA) di Kabupaten Jombang berhasil lolos perguruan tinggi negeri (PTN) melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT). Jumlah tersebut mengalami kenaikan dibanding tahun sebelumnya.

Data Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang, dari total 425 siswa yang diterima, sebanyak 267 siswa berasal dari Madrasah Aliyah Negeri (MAN), sedangkan 158 siswa lainnya berasal dari Madrasah Aliyah Swasta (MAS).

MAN 3 Jombang menjadi penyumbang terbanyak dengan 98 siswa lolos PTN jalur prestasi. Disusul MAN 1 Jombang sebanyak 64 siswa, MAN 4 Jombang 45 siswa, dan MAN 2 Jombang sebanyak 37 siswa.

Sementara dari MA swasta, MA Salafiyah Syafi’iyah Tebuireng mencatatkan 32 siswa diterima PTN, MA Muallimin Muallimat Bahrul Ulum 22 siswa, MAS Unggulan Darul Ulum Rejoso 21 siswa, serta MAS Darussalam Sengon juga 21 siswa.

Kasi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kemenag Jombang Nur Khojin Maarif mengatakan capaian tahun ini menunjukkan tren positif. Bahkan, secara persentase terjadi kenaikan sebesar 29,18 persen dibanding tahun lalu.

Baca Juga: Selamat! Ini Daftar Sekolah Penyumbang Terbanyak Siswa Lolos SNBT 2026 di Jombang

”Persentase kenaikan 29,18 persen. Kemungkinannya masih bertambah karena ada madrasah yang belum melapor,” ujarnya.

Menurutnya, secara angka capaian tersebut sudah melampaui target yang ditetapkan Kementerian Agama. Namun demikian, pihaknya tetap meminta seluruh kepala madrasah aliyah untuk melakukan evaluasi dan pemetaan secara lebih dini terhadap siswa kelas akhir.

”Secara angka memang telah melampaui target Kemenag. Tetapi Kemenag tetap menyampaikan kepada seluruh kepala madrasah aliyah untuk melakukan pemetaan dan pendampingan lebih dini kepada siswa kelas akhir sesuai passion anak-anak,” katanya.

Ia menjelaskan, langkah tersebut penting guna memastikan kualitas lulusan dan peningkatan mutu madrasah terus berjalan. Selain itu, keberhasilan masuk PTN bukan satu-satunya indikator keberhasilan pendidikan di madrasah.

”Studi di perguruan tinggi negeri menjadi salah satu indikator. Indikator lainnya juga terus dikawal oleh madrasah, misalnya penguatan vokasi dan keterampilan anak-anak,” pungkasnya. (wen/fid)

Editor : Anggi Fridianto
#SNBT 2026 #PTN Jombang #Siswa Lolos PTN #Madrasah Aliyah Jombang #Kemenag Jombang