JOMBANG - Prestasi membanggakan diraih dunia pendidikan Kabupaten Jombang dalam ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026, kolaborasi Jawa Pos bersama Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur. Ada dua perwakilan Jombang yang menerima penganugerahan 25 Top Inovasi Pendidikan Terbaik se-Jawa Timur yang diserahkan Gubernur Jatim, Khofifah Indar Parawansa, di Legacy Ballroom Surabaya, Kamis (21/5).
Yakni Kepala Cabang Dinas Penididikan Wilayah Kabupaten Jombang, Dr Eko Redjo Sunariyanto. Serta guru SMA Budi Utomo Gadingmangu, Elvi Era Fitri.
’’Prestasi itu menjadi motivasi bagi seluruh satuan pendidikan di Jombang untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan kepada masyarakat,’’ kata Eko Redjo Sunariyanto.
Prestasi yang dia raih dapat menjadi pembangkit semangat untuk guru-guru yang lain.
”Kami keluarga besar SMA, SMK, dan SLB di Jombang senang. Ini bisa menjadi motivasi bagi seluruh warga sekolah di Jombang, baik negeri maupun swasta, untuk melayani masyarakat lebih baik lagi,’’ terangnya.
Capaian tersebut menunjukkan guru-guru di Jombang memiliki kemampuan bersaing di tingkat provinsi melalui berbagai inovasi pembelajaran yang kreatif dan berdampak bagi peserta didik.
Ia menilai ajang EJIES menjadi ruang penting bagi guru untuk menunjukkan karya sekaligus berbagi praktik baik dalam dunia pendidikan. ’’Kami sudah memberi contoh kepada teman-teman guru. EJIES kemarin peserta dari Jombang sudah luar biasa, jumlahnya juga banyak,’’ katanya.
Baca Juga: Selamat! Dua Peserta Asal Jombang Masuk 50 Besar EJIES 2026
Eko berharap pada pelaksanaan EJIES tahun berikutnya, semangat guru-guru Jombang untuk mengikuti kompetisi inovasi pendidikan semakin meningkat. ”Tahun depan insya Allah lebih semangat lagi. Karena kepala cabangnya juga ikut lagi sebagai motivasi,” tuturnya.
Ia menegaskan, Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang terus mendorong guru dan tenaga kependidikan agar tidak berhenti berinovasi dalam memberikan layanan pendidikan.
”Yang penting kami sering menyampaikan agar GTK (guru dan tenaga kependidikan) Jombang tidak berhenti berinovasi,’’ ucapnya.
Karya Eko berjudul; Mengurangi Potensi Anak Berkonflik dengan Hukum melalui Program ‘GERBANG SANTRI’ (Gerakan Bersama Penguatan Spiritual, Karakter, dan Integritas).
Sedangkan karya Elvi berjudul; NUTRIQUEST: Immersive Biosimulation Berbasis STEAM melalui Canva Code untuk Penguatan Literasi Gizi Remaja dan Optimalisasi Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Sekolah Berbasis Pondok.”
Tahun ini ada 298 karya dari berbagai pendidik dan kependidikan SMA, SMK dan SLB serta Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang. Jumlah itu meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan EJIES 2025, 109 karya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto