Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Wisuda 261 Mahasiswa, Universitas PGRI Jombang Cetak Lulusan Kompetitif dan Berdaya Saing Global

Anggi Fridianto • Sabtu, 9 Mei 2026 | 07:41 WIB
TELADAN: Rektor UPJB Prof Dr Dra Munawaroh MKes saat memimpin prosesi dies natalis ke-50.
TELADAN: Rektor UPJB Prof Dr Dra Munawaroh MKes saat memimpin prosesi dies natalis ke-50.

 

JOMBANG – Universitas PGRI Jombang kembali menggelar wisuda sarajana dan magister di momentum usai emas ke-50, Sabtu (9/5).

Sebanyak 261 mahasiswa Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan menjalani prosesi wisuda di Auditorium Natuwar. 

Wisudawan berasal dari berbagai program studi. Rinciannya, Pendidikan Ekonomi 42 lulusan. PPKN 19 lulusan. Pendidikan Matematika 37 lulusan. Pendidikan Bahasa Indonesia 46 lulusan. Pendidikan Pendidikan Bahasa Inggris 38 lulusan. Pendidikan Penjaskes 52 lulusan. S2 Pendidikan Matematika 10 lulusan. S2 Pendidikan Ekonomi 7 lulusan. Serta S2 Pendidikan Bahasa Indonesia 10 lulusan.

Rektor UPJB Prof Dr Dra Munawaroh MKes menegaskan, wisuda momentum transformasi menuju generasi penggerak perubahan.

’’Wisuda bukan sekadar seremoni akademik, melainkan simbol transformasi. Dari learner menjadi leader, dari pencari ilmu menjadi penggerak perubahan,’’ katanya.

Di tengah dinamika global yang ditandai disrupsi teknologi, kecerdasan buatan, dan percepatan inovasi, lulusan perguruan tinggi dituntut tidak hanya cerdas secara akademik. Tetapi juga adaptif, kreatif, dan memiliki daya tahan moral.

Karena itu, Universitas PGRI Jombang membekali lulusannya dengan karakter HEBAT. Humble, excellent, brave, agile, dan transcendent sebagai integrasi antara kecerdasan, keberanian, dan nilai-nilai kemanusiaan.

UPJB terus melakukan transformasi untuk menjawab tantangan pendidikan tinggi di era modern.

Di bidang pendidikan, kampus telah mengembangkan ekosistem pembelajaran berbasis digital melalui SPADA, smart classroom. Serta penguatan kurikulum berbasis capaian pembelajaran dan project-based learning.

”Hal ini sejalan dengan arah kebijakan transformasi pendidikan tinggi yang adaptif, inovatif, dan berorientasi pada kebutuhan zaman. Menempatkan mahasiswa sebagai pusat pembelajaran melalui pendekatan berbasis pengalaman dan teknologi,” tuturnya.

Selain itu, reakreditasi institusi dengan peringkat Baik Sekali serta capaian serupa pada program studi menjadi indikator bahwa transformasi mutu terus berjalan secara konsisten.

Baca Juga: Kepala LLDIKTI Jatim Dorong Guru Besar UPJB Jadi Lokomotif Inovasi dan Penguatan SDM

”Proses reakreditasi yang sedang berlangsung bukan sekadar penilaian administratif, melainkan refleksi institusional untuk peningkatan kualitas yang berkelanjutan,” katanya.

Dalam bidang penguatan sumber daya manusia, UPJB juga mencatat kemajuan signifikan pada 2025 dengan bertambahnya tiga guru besar baru. Prof Dr Firman MPd guru besar bidang manajemen dan kebijakan pendidikan. Prof Dr DRA Ninik Sudarwati MM guru besar bidang keahlian media pembelajaran ekonomi. Serta Prof Dr Nanik Sri Setyani MSi guru besar bidang pedagogi pemasaran. Dengan demikian, total guru besar di lingkungan UPJB kini menjadi lima orang.

Selain itu, peningkatan jabatan akademik dosen serta bertambahnya jumlah doktor dan dosen yang sedang menempuh studi lanjut menunjukkan budaya akademik yang terus tumbuh progresif.

Di bidang penelitian dan pengabdian kepada masyarakat, universitas tidak hanya berorientasi pada publikasi, tetapi juga dampak nyata bagi masyarakat. Sebanyak 17 dosen berhasil memperoleh hibah nasional penelitian dan pengabdian.

Baca Juga: Era Baru Kampus Digital, Bank Jatim Luncurkan Pembayaran Virtual Account di UPJB

”Kegiatan pengabdian yang menjangkau masyarakat hingga tingkat internasional menunjukkan bahwa perguruan tinggi memiliki peran strategis sebagai agen perubahan sosial,” jelasnya.

Dalam bidang kerja sama, UPJB juga terus memperkuat kolaborasi dengan berbagai institusi nasional dan internasional sebagai bagian dari strategi internasionalisasi kampus.

”Kolaborasi ini membuka peluang mobilitas akademik, pertukaran pengetahuan, serta penguatan reputasi institusi di tingkat global,” ungkapnya. (ang/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#UP #wisuda #Jombang #Universitas PGRI Jombang