Sabtu (11/4), usai salat Duha di halaman MA Salafiyah Syafiiyah Tebuireng diadakan pengajian kitab Adabul ‘Alim wal Muta’allim oleh KH Junaedi Hidayat. Beliau menjelaskan tiga kewajiban orang tua terhadap anak. ’’Pertama, memberikan nama yang baik,’’ tuturnya.
Orang tua wajib memberikan nama yang baik kepada anak setelah lahir sebagai doa dan identitas. Nama yang baik mencerminkan harapan orang tua agar anak memiliki kepribadian yang mulia. Sekaligus doa agar Allah Ta’ala menjadi si anak sesuai namanya.
Kedua, memberikan makanan yang halal dan baik. Wajib bagi orang tua memberikan asupan gizi yang terbaik bagi anaknya. Memastikan anak memakan makanan yang sehat, bergizi, dan juga halal untuk mendukung pertumbuhan fisik, kecerdasan, dan spiritual anak.
Makanan halal mendatangkan energi positif untuk ibadah beramal saleh. Sebaliknya, makanan haram membuat malas ibadah dan amal saleh. Bahkan mendorong untuk berbuat negatif dan maksiat. Makanan minuman halal membuat doa tidak dikabulkan oleh Allah Ta’ala.
Ketiga, mengajarkan adab dan akhlak yang baik. Orang tua adalah guru pertama yang wajib mengajarkan nilai kedisiplinan, kemandirian, sopan santun, serta ilmu dasar agama. Hal ini bertujuan untuk membentuk generasi yang saleh dan bermanfaat bagi diri sendiri dan masyarakat.
Rasulullah Muhammad sallallahu alaihi wa sallam bersabda; Didiklah anakmu tiga hal. Mencintai nabi. Mencintai keluarga nabi. Serta membaca Alquran.
Oleh: Tiara Angelia, Kelas XI-B MA Salafiyah Syafiiyah Tebuireng
Editor : Anggi Fridianto