Selasa (7/4) di Pondok Pesantren Al-Madienah Denanyar saya mendapat kabar gembira lolos Seleksi Prestasi Akademik Nasional Perguruan Tinggi Keagamaan Islam Negeri (SPAN PTKIN). Saya diterima di UIN Wasil Kediri program studi Tadris Matematika. Ini menjadi langkah awal untuk mewujudkan cita-cita.
Jalur ini cukup ketat karena hanya diperuntukkan bagi siswa dengan rekam jejak akademik yang konsisten dan unggul.
Keberhasilan ini menjadi bukti kerja keras dan doa saya selama menempuh pendidikan.
Saya selalu mengingat dawuh Pengasuh PP Al-Madienah Denanyar, KH Muhammad Najib Muhammad Al-Imam. ’’Doakan apa yang kamu lakukan dan lakukan apa yang kamu doakan,’’ tuturnya.
Tanpa dukungan dan doa orang tua serta guru, keberhasilan ini tidak akan terwujud. Restu dari orang tua, abah dan umi di Pondok Pesantren Al-Madienah, serta para guru di MAN 4 Jombang menjadi kunci keberhasilan ini.
Saya yakin ini juga karena barokahnya mondok. ’’Melekatnya ilmu dengan mengulang pelajaran dan barokahnya ilmu dengan khidmah,’’ tutur Abah Najib.
Khidmah yang saya lakukan di pondok di antaranya, membantu santri lain dalam kesusahan. Selalu tirakat, contohnya istiqamah puasa Senin–Kamis. Tahajud dan Duha setiap Jumat. Menghormati pendapat orang tua dalam menentukan pilihan ke depan. Saya juga selalu meminta doa kepada orang tua, khususnya doa ibu, karena doa ibu cepat dikabulkan.
Semoga ini menjadi inspirasi bagi para santri untuk terus berprestasi agar bisa masuk perguruan tinggi negeri melalui jalur prestasi.
Oleh: Ervina Rodya Rahma, Santriwati PP Al-Madienah Denanyar, Jombang
Editor : Anggi Fridianto