Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Lahirkan Generasi Qurany, 285 Siswa MTs Plus Darul Ulum Rejoso Peterongan Jombang Dikukuhkan sebagai Penghafal Alquran

Anggi Fridianto • Sabtu, 2 Mei 2026 | 07:10 WIB
Peserta tahfidz putra foto dan guru putra bersama Sekretaris Umum MPPDU KH A Tamim Romly.
Peserta tahfidz putra foto dan guru putra bersama Sekretaris Umum MPPDU KH A Tamim Romly.

 

JOMBANG - Sebanyak 285 siswa kelas IX MTs Plus Darul 'Ulum Rejoso mengikuti prosesi Pengukuhan Tahfidzul Qur’an tahun ajaran 2025/2026, di Aula Kantor Pusat Pondok

Pesantren Darul Ulum Rejoso, Peterongan, Minggu (26/4).

 

Pengukuhan tahfiz ini menjadi tradisi tahunan sebagai upaya penguatan pendidikan karakter berbasis Alquran di lingkungan pesantren.

 

Selain menjadikan hafalan sebagai capaian akademik, program tersebut juga diarahkan untuk membentuk karakter dan spiritualitas siswa sejak usia remaja.

 

Ratusan siswa yang dikukuhkan berasal dari kelas putra dan putri dengan capaian hafalan yang beragam. Meski madrasah menetapkan juz 30 sebagai syarat minimum kelulusan, capaian hafalan para siswa menunjukkan perkembangan signifikan.

 Baca Juga: Kolaborasi SMK Telekomunikasi Darul Ulum dan MTS Plus Darul Ulum Antarkan 5 Siswa Raih Ajang Robotic Tingkat ASEAN

Beberapa siswa mampu melampaui target tersebut hingga belasan juz. Capaian tertinggi tahun ini diraih oleh M Uwais Al-Qorni dengan hafalan 20 juz. Disusul Delima Faidatul Ilmi dengan hafalan 12 juz.

 

’’Program tahfiz merupakan bagian integral dari sistem pendidikan madrasah yang tidak hanya menekankan aspek akademik, tetapi juga pembentukan karakter,’’ kata Kepala MTs Plus Darul 'Ulum Rejoso, Ustad Sholihan.

Menurutnya, pendidikan harus mampu menjaga keseimbangan antara penguatan intelektual, fisik, dan akhlak.

 

’’Program tahfiz ini kami hadirkan bukan sekadar untuk menambah hafalan siswa, tetapi agar nilai-nilai Alquran menjadi bagian dari pola pikir dan perilaku mereka. Di tengah tantangan zaman yang semakin kompleks, Alquran harus menjadi pegangan utama generasi muda,’’ ungkapnya.

Keberhasilan program tahfiz tidak terlepas dari sinergi antara madrasah, asrama, dan Ma'had Aly Darul 'Ulum. Dalam sistem tersebut, para mahasantri Ma’had Aly dilibatkan sebagai mentor pendamping hafalan. Sementara lingkungan asrama menjadi ruang intensif untuk murajaah dan penguatan bacaan.

 

Kolaborasi tersebut menjadi faktor penting dalam menjaga kualitas hafalan sekaligus membangun kedisiplinan siswa dalam berinteraksi dengan Alquran. (ang/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#generasi qurany #Jombang #Pondok Pesantren Darul Ulum #penghafal Alquran #MTs Plus Darul Ulum