Radarjombang.id - Gelombang 1 Tes Kemampuan Akademik (TKA) SD di Kabupaten Jombang sempat diwarnai gangguan internet. Tepatnya di SDN Sumberteguh Kecamatan Kudu.
’’Sempat ada kendala jaringan internet terputus di pagi hari, namun sudah kembali normal sekitar pukul 07.30,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, kemarin.
Namun kendala itu tidak sampai mengganggu pelaksanaan. ’’Semua peserta tetap dapat menyelesaikan jawaban tepat waktu,’’ tambahnya.
Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Jombang, Wor Windari, bersama tim dari Balai Besar Penjaminan Mutu Pendidikan (BBPMP) Jawa Timur sempat turun memantau pelaksanaan TKA di sejumlah sekolah pada hari pertama, Senin (20/4) pagi.
’’Kami memastikan pelaksanaan TKA berjalan sesuai prosedur dan memberikan kenyamanan bagi peserta didik. Monitoring ini juga menjadi bagian dari upaya memastikan kesiapan satuan pendidikan, baik dari sisi teknis maupun pelaksanaan di ruang ujian,’’ kata Wor Windari.
Baca Juga: Semangat! 11.143 Siswa SD di Jombang Ikuti TKA Hari Ini
Sekolah yang dia datangi di antaranya SDN Jombatan 3, SD Katolik Wijana, SDN Kepanjen 2, SDN Cukir 1, dan SD Islam Sabilillah. Dalam kegiatan tersebut, hadir perwakilan BBPMP Jawa Timur, Nuriati dan Yusuf Mualo, yang melakukan pemantauan langsung serta berdialog dengan siswa dan panitia di lokasi.
Wor Windari menyampaikan, secara umum pelaksanaan TKA jenjang SD di Kabupaten Jombang berjalan tertib dan lancar.
Sementara itu, perwakilan BBPMP Jawa Timur, Nuriati, mengungkapkan, pihaknya melakukan wawancara langsung kepada siswa usai pelaksanaan TKA. Guna mengetahui tingkat kesulitan soal, kenyamanan, serta kesiapan peserta. ’’Secara umum siswa merasa cukup nyaman dan dapat mengikuti tes dengan baik,’’ ungkapnya.
Sementara itu, keterbatasan sarana dan prasarana membuat puluhan madrasah harus menumpang pelaksanaan TKA.
’’Sebanyak 20 MI terpaksa menumpang pelaksanaan TKA di MI atau MTs terdekat karena keterbatasan sarana prasarana yang dimiliki,’’ kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kementerian Agama Jombang, Nur Khojin, kemarin.
Mayoritas menumpang ke MTs. Ada satu MTs yang meminjamkan fasilitasnya untuk tiga MI sekaligus. MIS Al Ilahiyah, MIS Darussalam, dan MIS Raden Rahmat, ketiganya menumpang ke MTsN 17 Jombang.
TKA MI di Jombang diikuti 273 MI dan satu lembaga Pendidikan Kesetaraan Pondok Pesantren Salafiyah (PKPPS) Ula.
Sebanyak 270 MI dan satu PKPPS Ula melaksanakan TKA dengan moda online. Sementara tiga MI menggunakan moda semi online.
Untuk menjamin kelancaran dan integritas pelaksanaan, pengawasan dilakukan dengan sistem silang. Total terdapat 514 pengawas yang diterjunkan. Serta 65 pengawas cadangan yang disiapkan untuk mengantisipasi kebutuhan di lapangan.
Jumlah peserta TKA MI tahun ini mencapai 8.222 siswa, ditambah 35 siswa dari PKPPS Ula.
(wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto