JOMBANG — Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang mengusulkan 105 sekolah dasar (SD) negeri untuk program revitalisasi tahun ini. Jumlah pasti sekolah yang akan mendapatkan program tersebut masih menunggu surat keputusan (SK) penetapan dari pemerintah pusat.
’’Kami masih menunggu SK penetapan dari pusat, jadi belum bisa dipastikan berapa yang akan diterima di Jombang,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, kemarin.
Seluruh sekolah yang diprioritaskan dalam program revitalisasi tersebut merupakan SD negeri. Sementara untuk kriteria sekolah yang menjadi prioritas adalah yang mengalami kerusakan kategori sedang hingga berat.
Baca Juga: Miris! Gegara Atap Sekolah Bocor, Ratusan Buku di SDN Jombatan 6 Jombang Rusak
’’Yang diusulkan hanya SD negeri, dengan kondisi kerusakan sedang dan berat,’’ terangnya.
Terkait daftar sekolah yang masuk dalam prioritas, pihaknya belum dapat mempublikasikan sebelum SK resmi diterbitkan oleh pemerintah pusat.
’’Karena belum ada SK, kami belum bisa memberikan data sekolah yang masuk,’’ tambahnya.
Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang juga telah melakukan sosialisasi kepada para kepala sekolah terkait program revitalisasi tersebut. Materi yang disampaikan masih berupa paparan dari Kementerian Pendidikan.
’’Kami menyampaikan sosialisasi berdasarkan paparan dari Kemendikbud,’’ ucapnya.
Pada 2025 Jombang digelontor Rp 7,8 miliar yang diberikan kepada 14 SD negeri untuk program revitalisasi. Seluruh kegiatan dilakukan dengan sistem swakelola. Usulan berdasarkan data pokok pendidik (Dapodik) dan ditetapkan langsung Kemendikdasmen. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto