Jumlah Siswa SD Negeri di Jombang Terus Turun, Ini Penyebabnya

Wenny Rosalina • Dipublikasikan Sabtu, 4 April 2026 | 08:33 WIB
SEMANGAT: Kegiatan pembelajaran siswa di SDN Kepuhkajang 2 Kecamatan Perak, (10/11).
SEMANGAT: Kegiatan pembelajaran siswa di SDN Kepuhkajang 2 Kecamatan Perak, (10/11).

 

Radarjombang.id - Jumlah peserta didik Sekolah Dasar (SD) Negeri di Kabupaten Jombang mengalami penurunan dalam empat tahun terakhir. Berdasarkan publikasi Kabupaten Jombang Dalam Angka 2025 dan 2026, jumlah siswa SD Negeri terus menyusut sejak 2022.

’’Ini bersumber dari Dapodik (Data Pokok Pendidikan) semester ganjil yang kami himpun dalam publikasi Kabupaten Jombang Dalam Angka 2026. Terlihat ada tren penurunan jumlah siswa SD negeri sejak 2022,” kata Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang, Mouna Sri Wahyuni, (6/3).

Pada 2022, jumlah siswa SD Negeri tercatat sebanyak 63.768 siswa. Angka tersebut turun menjadi 61.570 siswa pada 2023. Kembali menurun menjadi 60.136 siswa pada 2024. Kemudian pada 2025 tercatat sebanyak 59.510 siswa.

Baca Juga: Miris! Siswa SDN di Jombang Terpaksa Ngungsi Belajar di Ruang Kepala Sekolah Gegara Kelas Dihuni Ribuan Kelelawar

Secara keseluruhan, berdasarkan data pendidikan Kabupaten Jombang tahun 2021–2025 dan tahun ajaran 2024/2025–2025/2026, ketersediaan fasilitas pendidikan jenjang dasar tergolong merata dan stabil. Seluruh 306 desa/kelurahan telah memiliki SD, dengan jumlah sekolah dasar (SD/MI) tetap 522 unit.

Total peserta didik jenjang SD secara umum tercatat sedikit menurun dari 68.063 menjadi 67.645 siswa. Sementara pada jenjang SMP, jumlah sekolah meningkat dari 135 menjadi 137 unit dengan jumlah murid relatif stabil di kisaran 42,9 ribu siswa.

Baca Juga: Aturan Baru! Jadwal Belajar SIswa Jenjang SD dan SMP di Jombang Dipangkas Selama Ramadan

Mouna menilai, secara umum infrastruktur pendidikan di Kabupaten Jombang sudah kuat pada jenjang dasar dan terus berkembang pada jenjang menengah. Namun, terdapat kecenderungan penurunan jumlah siswa pada pendidikan dasar dan menengah pertama yang kemungkinan dipengaruhi faktor demografis.

’’Secara fasilitas sudah sangat merata, terutama di jenjang dasar. Tetapi memang ada tren penurunan jumlah siswa, yang kemungkinan besar dipengaruhi dinamika kependudukan,’’ urainya. (wen/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
Jumlah Siswa SD Jombang turun Dinas P dan K Jombang