Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Angka Melek Aksara Jombang Naik Jadi 96,16 Persen pada 2025

Wenny Rosalina • Sabtu, 28 Maret 2026 | 09:16 WIB
ilustrasi Ai
ilustrasi Ai

 

RadarJombang.id - Angka melek aksara di Kabupaten Jombang menunjukkan tren peningkatan pada 2025. Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), persentase penduduk yang mampu membaca dan menulis mencapai 96,16 persen, naik dibandingkan tahun 2024 yang berada di angka 95,24 persen.

Kepala Badan Pusat Statistik Kabupaten Jombang, Mouna Sri Wahyuni, menjelaskan angka melek aksara menggambarkan kemampuan seseorang dalam membaca dan menulis kalimat sederhana menggunakan berbagai jenis huruf. ”Yang dimaksud melek huruf adalah kemampuan membaca dan menulis kalimat sederhana dalam huruf latin, huruf arab, atau huruf lainnya seperti huruf Jawa maupun kanji,” ujarnya.

Menurut dia, seseorang dikategorikan melek aksara apabila dapat membaca dan menulis kata atau kalimat sederhana dengan suatu aksara tertentu. Data BPS menunjukkan bahwa kelompok usia muda di Kabupaten Jombang hampir seluruhnya telah melek aksara.

Baca Juga: Taman Literasi sebagai Ruang Pembelajaran Mendalam di SDN Pagertanjung 2

Pada kelompok usia 15–19 tahun dan 20–24 tahun, angka melek aksara mencapai 100 persen. Jumlah penduduk pada kelompok usia tersebut juga cukup besar. Kelompok usia 15–19 tahun tercatat sebanyak 105.880 orang, sementara usia 20–24 tahun sebanyak 104.638 orang.

Selain itu, kelompok usia 25–29 tahun berjumlah 100.965 orang dengan angka melek aksara 100 persen. Sementara kelompok usia 30–34 tahun memiliki angka melek aksara 98,77 persen dari total 96.958 penduduk. Pada kelompok usia 35–39 tahun yang berjumlah 96.389 orang, tingkat melek aksara tercatat 98,96 persen. Sedangkan usia 40–44 tahun mencapai 98,58 persen dari total 109.380 penduduk.

Baca Juga: Jihad Literasi Ramadan Mengejawantahkan "Research School" dalam Warisan Hadratussyekh KH Hasyim Asy’ari

Untuk kelompok usia 45–49 tahun dengan jumlah 101.258 orang, angka melek aksara mencapai 99,78 persen. Sementara pada kelompok usia 50 tahun ke atas yang berjumlah 392.546 orang, tingkat melek aksara tercatat 90,62 persen. ”Capaian ini menunjukkan semakin meratanya kemampuan dasar membaca dan menulis di masyarakat, terutama pada kelompok usia produktif,” tandasnya. (wen/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#angka buta huruf #Jombang #Pemkab Jombang #Dinas P dan K Jombang #BPS Jombang