Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Pemkab Jombang Hidupkan Lagi Gambus Misri, Seni Tradisi Bernuansa Dakwah dari Sumobito

Anggi Fridianto • Selasa, 17 Maret 2026 | 04:33 WIB

 

DINAS Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar pementasan rekonstruksi kesenian tradisional Gambus Misri Bintang Sembilan dari Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito.
DINAS Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar pementasan rekonstruksi kesenian tradisional Gambus Misri Bintang Sembilan dari Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito.

RadarJombang.id - DINAS Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar pementasan rekonstruksi kesenian tradisional Gambus Misri Bintang Sembilan dari Desa Kendalsari, Kecamatan Sumobito.

Pementasan tersebut berlangsung di Gedung Kesenian Kabupaten Jombang, Jumat (6/2), dan menjadi upaya menghidupkan kembali kesenian daerah yang sempat vakum selama beberapa waktu.

Kegiatan ini sekaligus menjadi bagian dari upaya pelestarian warisan budaya tak benda di Kabupaten Jombang.

Ratusan pengunjung tampak memadati gedung kesenian untuk menyaksikan pertunjukan yang menampilkan unsur musik, drama, serta nilai-nilai dakwah Islam yang menjadi ciri khas Gambus Misri.

Acara dibuka Sekretaris Daerah Kabupaten Jombang Agus Purnomo. Hadir pula Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Wor Windari, sejumlah kepala organisasi perangkat daerah (OPD), Camat Sumobito, para pegiat budaya, serta tamu undangan lainnya.

Selain pementasan seni, kegiatan ini juga dirangkai dengan dialog kebudayaan yang membahas sejarah perkembangan Gambus Misri.

Dalam dialog tersebut juga diulas lakon ”Fajar Islam”, yang menceritakan kisah dakwah Syeh Maulana Ishak di Kerajaan Blambangan, yang menjadi bagian penting dalam pertunjukan Gambus Misri.

Sekda Jombang Agus Purnomo menyampaikan apresiasi atas upaya rekonstruksi kesenian tersebut.

Menurutnya, kegiatan ini menjadi langkah awal untuk membangkitkan kembali kesenian tradisional yang memiliki nilai sejarah dan budaya bagi masyarakat Jombang.

”Pelestarian Gambus Misri penting dilakukan karena generasi muda belum sepenuhnya mengenal kesenian ini. Pemerintah Kabupaten Jombang berkomitmen untuk terus mendukung, melindungi, dan memanfaatkan potensi seniman agar warisan budaya tak benda ini tetap lestari,” tegasnya.

Gambus Misri merupakan kesenian yang berkembang dari lingkungan Pesantren Tebuireng sebagai pengembangan dari seni ludruk dengan muatan cerita bernuansa Islam. Karena itu, pelestarian kesenian ini dinilai penting agar tetap dikenal oleh generasi muda. (wen/naz)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Jombang #Gambus Misri Bintang Sembilan #Dinas P dan K Jombang #Uri Uri Budaya