JOMBANG – MTsN 14 Jombang terus memperkuat digitalisasi dalam proses pembelajaran di madrasah. Pemanfaatan perangkat teknologi seperti LCD dan media pembelajaran digital kini telah menjadi bagian dari aktivitas belajar mengajar sehari-hari.
’’Semua kegiatan pembelajaran sudah memakai LCD. Hampir semua guru memiliki LCD sendiri-sendiri, sehingga ketika mengajar sudah tidak hanya mengandalkan buku paket, tetapi langsung menggunakan media melalui LCD,’’ kata Kepala MTsN 14 Jombang, M Yusuf Junaidi SAg.
Saat ini hampir seluruh guru di madrasahnya telah menggunakan perangkat digital dalam proses pembelajaran di kelas.
Pemanfaatan teknologi tersebut membuat penyampaian materi menjadi lebih variatif dan menarik bagi siswa. Guru juga dapat memanfaatkan berbagai media pembelajaran digital yang tersedia.
’’Media pembelajaran sudah banyak yang berbasis digital. Guru-guru di sini juga memanfaatkan berbagai aplikasi untuk mendukung pembelajaran,’’ jelasnya.
Untuk mendukung hal tersebut, pihak madrasah juga rutin memberikan pelatihan digitalisasi bagi para guru. Program ini bertujuan meningkatkan kemampuan guru dalam memanfaatkan teknologi dalam pembelajaran.
’’Latihan digitalisasi untuk guru sudah dilakukan. Bahkan guru-guru yang muda juga ikut membantu dan berbagi pengetahuan kepada guru yang lebih senior,’’ terangnya.
Kolaborasi antar guru menjadi salah satu kunci agar proses adaptasi teknologi berjalan lebih cepat. Dalam satu rumpun mata pelajaran, guru saling berbagi pengalaman dan pengetahuan.
’’Guru-guru muda biasanya memberi tahu atau membimbing guru yang lebih senior. Jadi dalam satu rumpun mata pelajaran harus saling mengisi,’’ tambahnya.
Selain penguatan kompetensi guru, MTsN 14 Jombang juga terus melengkapi sarana prasarana pendukung digitalisasi. Tahun lalu madrasah tersebut mendapatkan bantuan sebanyak 20 unit komputer.
’’Alhamdulillah tahun lalu kami mendapatkan bantuan 20 unit PC. Semua bantuan kami ajukan sesuai prosedur melalui aplikasi sarana prasarana,’’ ungkapnya.
Perangkat komputer tersebut kini dimanfaatkan untuk berbagai kebutuhan. Mulai dari pembelajaran hingga pelaksanaan kegiatan berbasis komputer seperti Tes Kemampuan Akademik (TKA).
’’Sekarang sudah dipakai untuk TKA dan juga untuk pembelajaran, terutama pelajaran TIK. Perangkat elektronik seperti ini harus sering digunakan supaya tetap terawat,’’ urainya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto