JOMBANG – Sejumlah madrasah di Kabupaten Jombang mulai menerapkan masa libur lebih awal pada Ramadan tahun ini. Penyesuaian jadwal tersebut dilakukan pada madrasah yang berada di lingkungan pondok pesantren.
’’Jadwal libur beberapa madrasah memang disesuaikan dengan jadwal di pondok,’’ kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Penma) Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Jombang, Nur Khojin, (10/3).
Meski demikian, ia memastikan kebijakan tersebut tidak mengurangi jumlah hari belajar efektif bagi siswa. Jadwal kegiatan belajar telah diatur dalam kalender pendidikan masing-masing madrasah.
’’Tidak mengurangi jam belajar efektif karena sudah tersusun dalam kalender pendidikan masing-masing madrasah,’’ jelasnya.
Untuk madrasah yang tidak berada di lingkungan pondok pesantren, masa libur Ramadan dimulai Sabtu (14/3). Kegiatan belajar mengajar akan masuk kembali pada Senin (30/3).
Khojin menambahkan, dalam satu tahun pelajaran jumlah hari belajar efektif di madrasah telah ditetapkan. Pada semester gasal terdapat 137 hari efektif. Sedangkan semester genap sebanyak 129 hari efektif. Sebagai gantinya, biasanya madrasah yang berada di lingkungan pondok tetap masuk pada hari libur nasional, dan di libur awal puasa tidak dilakukan.
Sementara itu, Kepala MAN 3 Jombang, Sutrisno, menyampaikan, madrasah yang dipimpinnya telah lebih dulu memasuki masa libur Ramadan. MAN 3 Jombang yang berada di lingkungan Pondok Pesantren Bahrul Ulum Tambakberas mulai libur Senin (9/3) dan masuk kembali pada Selasa (31/3).
’’Kami menyesuaikan dengan jadwal pondok, karena mayoritas siswa adalah santri pondok,’’ ungkapnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto