JOMBANG – Pendaftaran karya inovasi dalam ajang East Java Innovative Education Summit (EJIES) 2026 sudah ditutup, Senin (9/3). Sebanyak 296 karya inovasi dari guru dan tenaga kependidikan memasuki tahap penilaian.
’’Seluruh karya yang masuk akan dinilai tim juri yang telah ditunjuk panitia,’’ kata General Manajer Jawa Pos Radar Jombang, Sulton Arif, kemarin.
Jawa Pos Radar Jombang telah menunjuk salah satu akademisi dari Jombang yang memiliki pengalaman serta kompetensi di bidangnya untuk ikut terlibat dalam proses penilaian karya inovasi tersebut.
’’Setelah tahap penilaian selesai, panitia akan mengumumkan 10 besar karya inovasi terbaik pada 30 Maret 2026,’’ terangnya.
Sulton memberikan apresiasi kepada seluruh guru dan tenaga kependidikan yang telah berpartisipasi dalam EJIES 2026. Antusiasme peserta tahun ini sangat tinggi.
Jumlah karya inovasi yang masuk meningkat hampir tiga kali lipat dibandingkan EJIES 2025 lalu yang hanya mencapai 109 karya.
’’Ini menunjukkan bahwa guru-guru di Jombang sangat inovatif dan memiliki semangat besar untuk menghadirkan pembelajaran yang kreatif serta berdampak bagi siswa,’’ tambahnya.
Tim juri akan melakukan penilaian secara objektif terhadap seluruh karya yang masuk. Penilaian tersebut akan menjadi dasar untuk menentukan peserta yang berhak melanjutkan ke tahapan berikutnya dalam ajang EJIES 2026. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto