RadarJombang.id – Tes Kemampuan Akademik (TKA) jenjang Sekolah Dasar (SD) pada 20-30 April mendatang dilaksanakan dengan menggunakan komputer. Sebanyak dua sekolah di Jombang bakal menumpang TKA di sekolah lain karena keterbatasan sarana dan prasarana (sarpras).
’’SDN Jombatan 1 Kecamatan Jombang menumpang di SDN Jombatan 3. Sedangkan SDN Pojoklitih 2 menumpang di SDN Pojoklitih 1,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, kemarin.
Keterbatasan fasilitas menjadi alasan utama pemindahan lokasi pelaksanaan TKA bagi dua sekolah tersebut. ’’Murni karena keterbatasan sarpras,’’ ucapnya.
Rhendra memastikan, meskipun menumpang, pelaksanaan TKA tetap berjalan lancar dan tidak mengurangi kualitas maupun standar pelaksanaan. Pihaknya telah melakukan koordinasi dengan sekolah penyelenggara agar seluruh peserta tetap dapat mengikuti tes dengan nyaman.
Selain mempersiapkan sarana prasarana, sekolah juga harus memperhatikan kesiapan siswa. Melalui sejumlah aktivitas yang mengasah pemahaman siswa terkait jenis soal TKA.
TKA SD menggunakan tiga bentuk soal. Pilihan ganda sederhana dengan menentukan satu jawaban yang benar. Kemudian pilihan ganda kompleks yang memungkinkan jawaban benar lebih dari satu. Serta pilihan ganda kompleks model kategori yaitu beberapa pernyataan yang perlu direspons satu per satu.
Sebanyak 46 siswa sekolah dasar (SD) di Kabupaten Jombang tercatat tidak mengikuti Tes Kemampuan Akademik (TKA) tahun ini. Dari total 11.189 siswa kelas IV, sebanyak 11.143 siswa telah mendaftar mengikuti TKA. ’’Data tersebut merupakan gabungan dari sekolah negeri dan swasta,’’ ungkapnya.
Sebagian besar siswa yang tidak mengikuti TKA merupakan anak berkebutuhan khusus atau siswa inklusi. ’’Keputusan tidak ikut TKA mempertimbangkan kondisi dan kebutuhan masing-masing siswa,’’ jelasnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto