JOMBANG – Peringatan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-29 MAN 8 Jombang berlangsung meriah sejak 6 hingga 13 Februari 2026.
Mengusung tema; Madrasah Berprestasi, Berakar pada Budaya, Berdaya dengan Digital dan Berlandaskan Nilai Islami, rangkaian kegiatan tahun ini dikemas lebih inovatif dibanding tahun-tahun sebelumnya.
Konsep peringatan tahun ini memang sengaja dibedakan. Salah satunya dengan mengemas TKA dalam bentuk Olimpiade. ’’Tahun ini TKA yang kita kemas dalam Olimpiade. Kalau dulu fokusnya murni Olimpiade, sekarang karena TKA sedang booming, maka kami juga menggelar tryout TKA,’’ kata Kepala MAN 8 Jombang, Farida Priyatna MM.
Tiga lomba besar diselenggarakan dalam rangkaian HUT. Yakni tryout TKA, bola voli, dan pramuka. Tryout TKA diikuti 1.239 peserta dari SMP/MTs se-Kabupaten Jombang.
Sementara lomba bola voli diikuti 384 peserta. Serta kegiatan pramuka diikuti 560 peserta.
’’Peserta sebenarnya membludak. Banyak sekali yang menelepon ingin ikut, tetapi terpaksa kami batasi karena mempertimbangkan waktu dan tempat,’’ jelas Farida.
Antusiasme tinggi peserta menjadi bukti bahwa kepercayaan masyarakat terhadap MAN 8 Jombang terus meningkat.
Di usia ke-29 ini, Farida berharap prestasi yang telah diraih madrasahnya dapat terus ditingkatkan. Dalam satu tahun terakhir MAN 8 Jombang berhasil meraih banyak prestasi. Di antaranya, juara umum Porseni tingkat kabupaten.
’’Prestasi yang sudah kita raih mudah-mudahan bisa meningkat lagi. Tahun ini kita juara umum Porseni tingkat kabupaten, tentu ini harus kita pertahankan bahkan kita tingkatkan,’’ tegasnya.
Inovasi MAN 8 Jombang juga mendapat perhatian dari Kepala Bidang Pendidikan Madrasah (Kabid Pendma) Kanwil Kemenag Provinsi Jawa Timur, Dr Sugiyo. Ia menilai berbagai terobosan yang dilakukan MAN 8 Jombang layak menjadi contoh bagi madrasah lain.
’’Terima kasih kepada MAN 8 Jombang yang dalam rangka HUT ke-29 ini telah membuat acara yang inovatif,’’ tuturnya.
Inovasi pertama memamerkan produk-produk keterampilan siswa. Kemudian mendukung sukses pendidikan di Indonesia melalui tryout TKA yang dikemas menarik dan diberi hadiah sehingga memotivasi siswa. Pesertanya juga cukup banyak, 1.239 peserta. ’’Ini sangat baik dan perlu dilanjutkan oleh madrasah atau sekolah lain,’’ ujar Sugiyo.
Ia juga mengapresiasi konsep madrasah keterampilan yang diterapkan MAN 8 Jombang. Menurutnya, penggabungan pendidikan agama, pendidikan umum, dan keterampilan dengan pendekatan dunia kerja dan industri merupakan langkah strategis.
’’Saya sangat bersyukur ada madrasah keterampilan seperti MAN 8 Jombang,’’ ucapnya.
Mereka menggabungkan pendidikan agama, umum, dan keterampilan dengan pendekatan dunia kerja dan industri.
’’Anak-anak praktik langsung di berbagai industri dan bisnis. Ini luar biasa,’’ tambahnya.
Dalam pembukaan kegiatan, turut hadir Kepala Kantor Kemenag Kabupaten Jombang, Dr Muhajir, Kasubag TU Kantor Kemenag Jombang, Dr Arif Hidayatullah, dan Kasi Penma Kemenag Jombang Nur Khojin.
Para kepala MTs dan SMP. Serta komite madrasah yang diketuai KH Haris Munawir yang juga menjabat Ketua Komite Provinsi Jawa Timur.
Dengan semangat 29 tahun, MAN 8 Jombang meneguhkan komitmennya sebagai madrasah berprestasi yang tetap berakar pada budaya, adaptif terhadap perkembangan digital, serta berlandaskan nilai-nilai islami. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto