JOMBANG – Pemerintah Kabupaten Jombang kembali mengalokasikan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) untuk rehab Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN). Tahun ini rencananya ada enam SMPN yang bakal direhab.
’’Jumlah sekolah yang direhab tahun ini tidak sebanyak tahun lalu. Anggarannya sekitar Rp 1,1 miliar untuk enam SMPN,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Eko Sisprihantono, (4/2).
Program yang dilaksanakan meliputi rehabilitasi ruang hingga pembangunan ruang kelas baru. Salah satunya, rehabilitasi sedang hingga berat ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) di SMPN 1 Jombang dengan anggaran sebesar Rp 32 juta.
SMPN 2 Ploso mendapat alokasi Rp 150 juta untuk rehabilitasi laboratorium. Sementara pembangunan ruang kelas baru dilakukan di SMPN 4 Jombang dan SMPN 1 Diwek, masing-masing dengan anggaran Rp 198 juta.
Adapun rehabilitasi ruang guru dan kepala sekolah dilakukan di SMPN 2 Jogoroto serta SMPN 2 Sumobito, masing-masing memperoleh anggaran Rp 272 juta.
’’Total keseluruhan anggaran untuk enam SMPN tersebut mencapai Rp 1.122.000.000,’’ jelasnya.
Sejumlah sekolah juga bakal menerima rehab melalui program revitalisasi sekolah. Namun hingga kemarin, sekolah penerima program revitalisasi tersebut belum diumumkan.
’’Revitalisasi tahun ini ada lagi, tetapi sekolah mana saja yang mendapatkan masih belum diumumkan,’’ ungkapnya.
Program revitalisasi ini langsung didanai oleh pemerintah pusat. Pengerjaannya dilaksanakan secara swakelola. Sekolah melakukan pengajuan secara online melalui revit.kemendikdasmen.go.id (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto