Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Akun SNPMB Siswa SMA di Jombang Sulit Difinalisasi, Guru BK Ungkap Penyebabnya

Wenny Rosalina • Rabu, 4 Februari 2026 | 14:49 WIB

 

FOTO: Sosialisasi SNPMB kepada wali siswa di SMAN Kesamben
FOTO: Sosialisasi SNPMB kepada wali siswa di SMAN Kesamben

Radarjombang.id – Sejumlah siswa SMA di Kabupaten Jombang mengalami kendala dalam proses pembuatan dan finalisasi akun Seleksi Nasional Penerimaan Mahasiswa Baru (SNPMB) untuk pendaftaran masuk Perguruan Tinggi Negeri (PTN).

Kendala tersebut terutama terjadi pada tahap verifikasi dan finalisasi data akun siswa.

’’Registrasi akun siswa sebenarnya sudah dibuka sejak 12 Januari, tapi baru bisa difinalisasi mulai 2 Februari. Sampai sekarang masih ada yang belum bisa final,’’ kata Ketua Musyawarah Guru Bimbingan Konseling (MGBK) SMA Kabupaten Jombang, Nur Hasan Effendi, Selasa (3/2).

Hingga kemarin belum semua siswa berhasil memfinalisasi akun meski masa registrasi sudah dibuka sejak Januari lalu.

’’Kendala yang dialami siswa umumnya berkaitan dengan data yang belum terverifikasi secara sistem,’’ terangnya. Namun, tidak ada keterangan detail yang muncul di laman SNPMB mengenai penyebab gagalnya finalisasi tersebut.

’’Biasanya hanya muncul keterangan data belum terverifikasi. Solusinya, siswa diminta refresh lagi, isi ulang, refresh lagi. Ada yang begitu akhirnya berhasil,’’ jelasnya.

Permasalahan ini tidak hanya terjadi di satu sekolah, melainkan dialami secara menyeluruh oleh siswa di berbagai sekolah. ’’Kendala hanya dialami oleh sebagian kecil siswa. Sebagian besar siswa di Jombang telah berhasil menyelesaikan pembuatan akun,’’ ungkapnya.

Setelah pengisian dan finalisasi akun SNPMB, siswa tinggal menunggu jadwal pendaftaran SNBP yang dibuka mulai 3 hingga 18 Februari 2026.

Saat ini, sekolah melalui guru BK masih memberikan layanan bimbingan dan konsultasi kepada siswa. ’’Kita masih fokus pada konsultasi dulu, terutama pemetaan dan penentuan pilihan program studi di PTN agar sesuai dengan kemampuan dan kondisi siswa,’’ katanya.

Konsultasi dilakukan agar membuka peluang yang lebih besar bagi siswa untuk diterima di PTN yang dituju melalui jalur SNBP.

’’Kita petakan, jangan sampai sesama siswa satu sekolah bersaing di SNBP,’’ jelasnya.

Jika nantinya ada siswa yang mengalami kesulitan dalam proses pendaftaran secara daring, pihak sekolah siap memberikan pendampingan dengan memfasilitasi penggunaan laboratorium komputer.

’’Nanti kalau memang kesulitan online sendiri, akan kita dampingi di sekolah,’’ imbuhnya.

Hasan juga mengungkapkan terdapat sejumlah kecil siswa eligible yang akhirnya tidak melanjutkan ke jalur SNBP. Alasannya beragam, mulai dari memilih sekolah kedinasan, kendala biaya, hingga keputusan keluarga.

’’Sekolah tidak bisa memaksa. Walaupun sudah disampaikan adanya program KIP Kuliah, kalau orang tua memutuskan anaknya tidak kuliah dulu, ya kita hormati,’’ tegasnya. (wen/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#akun #cabdindik jombang #snpmb bppp kemdikbud go id #SMAN Kesamben #ptn #Program KIP Kuliah #Jombang #finalisasi akun SNPMB #siswa Jombang #2026 #MGBK #SMAN #Musyawarah guru bimbingan konseling #snpmb #Akun SNPMB 2026