Radarjombang.id – Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang kembali menorehkan prestasi membanggakan di tingkat provinsi.
Pada Puncak Festival Teknologi Informasi dan Komunikasi (TIK) Pendidikan Jawa Timur (Festika Jatim) 2025, Dinas P dan K Jombang meraih penghargaan Terbaik 3 Anugerah Capaian Partisipasi Terunggul Tes Kompetensi Akademik (TKA) pada Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Paket C.
Penghargaan diserahkan Gubernur Jawa Timur, Khofifah Indar Parawansa, dan Kepala Dinas Pendidikan Provinsi Jawa Timur, Aries Agung Paewai, di Kota Malang, Senin (15/12) pukul 14.00 WIB.
’’Penghargaan ini menjadi bukti bahwa pemanfaatan sistem digital dalam pendidikan kesetaraan, khususnya PKBM/Paket C, mampu meningkatkan partisipasi masyarakat secara signifikan,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari MSi.
Penyerahan penghargaan tersebut merupakan rangkaian kegiatan Festika Jatim 2025 yang berfokus pada apresiasi kolaborasi dan sinergi digital pendidikan bagi Dinas Pendidikan Kabupaten/Kota se-Jawa Timur.
’’Capaian ini merupakan hasil kerja bersama seluruh pemangku kepentingan pendidikan kesetaraan di Kabupaten Jombang,’’ kata Wor Windari usai menerima penghargaan tersebut
Berdasarkan data pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat Paket C di Kabupaten Jombang, tercatat jumlah pendaftar 724 peserta.
Sebanyak 659 peserta hadir dan 65 peserta tidak hadir.
Tingginya tingkat kehadiran tersebut menjadi indikator kuat keberhasilan strategi digital dan pendampingan yang diterapkan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang.
Capaian ini menunjukkan keberhasilan kolaborasi antara pemerintah daerah, satuan pendidikan nonformal, serta berbagai pihak terkait dalam memperluas akses layanan pendidikan yang inklusif, adaptif, dan berbasis teknologi.
Transformasi digital pendidikan di Kabupaten Jombang berjalan konsisten dan memberikan dampak nyata bagi masyarakat.
Melalui penghargaan ini, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang berkomitmen untuk terus meningkatkan kualitas layanan pendidikan.
Memperkuat inovasi digital. Serta mendorong partisipasi masyarakat demi terwujudnya pendidikan yang merata dan berkelanjutan. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto