Radarjombang.id - SMAN 2 Jombang berkomitmen untuk meningkatkan prestasi setiap tahun. Sepanjang 2025, tercatat 102 Prestasi berhasil diraih siswa SMAN 2 Jombang. Semua didapatkan karena persiapan yang matang dan dukungan dari semua pihak.
”Untuk mendapatkan banyak prestasi, kita mendukung semua kegiatan positif siswa baik di dalam maupun di luar sekolah,” ungkap Budiono, kepala SMAN 2 Jombang.
Beberapa prestasi membanggakan yang diraih siswa SMAN 2 Jombang adalah kejuaraan internasional cabang olahraga pickleball yang diraih Achmad Royyan E. Namanya terkenal garang di lapangan Pickleball, baik tingkat provinsi, nasional maupun internasional, seperti Bali Open, Porprov, Walikota Surabaya dan masih banyak event lain yang ia juarai.
Tak berhenti disitu, ada nama Aqila Aurelia Ramadhani Arifin yang meraih juara 1 pada event Olimpiade Olahraga Siswa Nasional (O2SN) tingkat nasional cabor karate. Aqila Aurelia juga juara 1 SMA Awards 2025 pada bidang lomba karate kata putri .
Tahun ini, dua siswa SMAN 2 Jombang juga berhasil meraih juara pada lomba bidang akademik paling bergengsi yaitu Olimpiade Sains Nasional (OSN) tingkat nasional. Ali Fahriza Ahda Yusroni juara 1 OSN Biologi, sedangkan Galang Nusantara Annuan juara 2 OSN bidang Geografi.
Sementara, Tim film pendek Fachrio Purra, M Fakhru dan Navand masuk dalam lima besar FLS3N tingkat nasional. Sedangkan tim Tim Forum Film Smada juara 1 bidang lomba sinematografi SMA Awards 2025. Capaian ini menambah deretan panjang prestasi sekolah yang punya sebutkan SMADA ini.
Selain itu, beberapa siswa SMAN 2 Jombang juga sudah mendapatkan golden ticket di sejumlah perguruan tinggi negeri favorit di Indonesia. Salah satunya Deka Messi Araya dan Kaylilla Faticha, kakak beradik yang mendapatkan golden ticket di Institut Teknologi Sepuluh November Surabaya (ITS) dan bebas memilih jurusan setelah meraih juara 1 LKTI Jenjang SMA/MA tingkat nasional pada event LKTI Competition FSAD fair 2025 di Institut Teknologi Sepuluh November.
Lebih dari itu, sejumlah siswa SMAN 2 Jombang kini juga sedang mengikuti program pertukaran pelajar ke Malaysia, Singapura dan Jepang. ”Kami berharap, siswa bisa mendapatkan ilmu semaksimal mungkin dan pengalaman belajar yang berharga di luar negeri,” harapnya.
Selain itu, masih banyak lagi prestasi tingkat nasional dan provinsi. Ada bidang olahraga sepatu roda, penulisan karya ilmiah, putri citra Indonesia, festival pajak nasional dan lain sebagainya.
Untuk melahirkan juara-juara itu, Budiono mengatakan jika persiapan harus dilakukan matang. OSN misalnya, sejak jauh hari sudah dilakukan seleksi. Seperti menyambut OSN 2026, sejak Desember 2025, pihak sekolah sudah melakukan seleksi tingkat sekolah. Seleksi dilakukan per mata pelajaran, karena setiap mapel banyak peminatnya.
”Nanti disaring yang nilainya terbaik, baru kami lakukan pembinaan. Kami lakukan jauh hari karena selain persiapan yang lebih matang, program sekolah juga sangat banyak. kalau gak mulai sekarang nanti persiapan terlalu mepet kurang efektif dan kurang maksimal,” katanya.
Sekolah juga sudah membidik siswa-siswa yang memiliki potensi, bahkan data prestasi telah dikantongi sejak Sistem Penerimaan Murid Baru (SPMB). ”Tapi tidak menutup kesempatan untuk yang lain, yang unggul di bidang masing. Sehingga event apapun kalau peminatnya banyak tetap kami lakukan seleksi,” jelasnya. Siswa terbaik hasil seleksi baru dilakukan pembinaan,” jelasnya.
Pembinaan dilakukan sebaik mungkin, baik melalui ekstrakurikuler maupun bekerjasama dengan pihak ketiga. Memberikan pembina terbaik di bidang masing-masing. ”Mendekati hari H kompetisi pembinaan makin intensif, bahkan dari pagi sampai sore full persiapan,” jelasnya.
Menurutnya, dukungan dari seluruh stakeholoder menjadi kunci kesuksesan pembinaan di SMAN 2 Jombang. Mulai dari warga sekolah, termasuk jajaran pimpinan, guru, tenaga kependidikan, siswa, komite, utamanya orang tua.
”Bersyukurnya kami di SMAN 2 Jombang semua orang tua sangat mendukung prestasi anak-anaknya, dan itu dukungan terbesar kami, hingga mendapatkan banyak prestasi seperti ini,” jelasnya.
Terus Memacu Semangat Melanjutkan Perstasi
Kepala SMAN 2 Jombang Budiono memberikan apresiasi setinggi-tingginya untuk seluruh siswa dan pembina yang semangat meningkatkan prestasi sekolah. Motivasi siswa terus dilakukan untuk membudayakan prestasi yang telah diraih.
”Kami terus menggugah semangat kompetisi siswa, sebab kadang ada anak yang sangat pintar dan sangat mumpuni, tapi tidak mau ikut kompetisi, ini PR pembina,” kata Budiono.
Tak jarang, siswa hanya fokus pada tujuan utamanya belajar. Misal di bidang akademik, yang ingin meraih nilai UTBK tinggi di perguruan tinggi negeri impiannya. Siswa cenderung kurang bersemangat untuk diajak kompetisi.
”Tapi guru dan pembina tidak berhenti memberi motivasi dan merayu agar siswa mau berkembang,” jelasnya.
Upaya lain adalah memberikan reward kepada siswa berprestasi setiap hari Senin usai upacara bendera dihadapan seluruh siswa. Harapannya siswa yang lain turut termotivasi agar bisa berprestasi.
Pihak sekolah juga memberikan keleluasaan bagi siswa untuk beraktifitas di luar sekolah. Misalnya ikut pembinaan atau kejuaraan saat jam sekolah. ”Kami memberikan kesempatan seluas-luasnya,” jelasnya.
Hanya saja harus dilakukan sesuai prosedur, syarat administrasi harus dilengkapi. ”Misal ada surat resmi dari induk cabor misalnya olahraga baru kami beri dispensasi,” pungkasnya. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto