Radarjombang.id - Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang menggelar workshop literasi etika dalam berkomunikasi di era digital, di Aula Terbuka Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang Senin–Selasa (8-9/11).
Ini upaya memperkuat kemampuan peserta didik dalam berkomunikasi secara bijak dan bertanggung jawab di ruang digital.
’’Di era digital, komunikasi bukan hanya soal bicara atau menulis, tetapi juga soal etika, empati, dan kesadaran akan dampak dari setiap pesan. Kami berharap para pengurus OSIS dapat menjadi teladan dalam berkomunikasi secara santun dan asertif,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, melalui Kepala Seksi Peserta Didik dan Pembangunan Karakter SMP, Iswahyudi Hidayat.
Workshop diikuti 89 siswa perwakilan OSIS SMP se-Kabupaten Jombang. ’’Kita berharap semua peserta menjadi agen perubahan yang mampu menghadirkan nilai-nilai positif di tengah maraknya aktivitas digital,’’ tambahnya.
Materi disampaikan Puspita Indriani. Dia mengulas berbagai keterampilan esensial seperti membangun pola pikir positif.
Kerangka kesadaran dalam meraih tujuan. Komunikasi asertif, hingga kemampuan membangun relasi sehat dan bebas dari toksisitas di ruang digital. Penyampaian dilakukan secara interaktif melalui diskusi, simulasi, dan refleksi bersama.
Melalui workshop ini, Disdikbud Jombang berharap para peserta dapat menerapkan etika komunikasi yang baik dimanapun.
Baik di sekolah maupun di platform digital. Sekaligus memperkuat karakter pelajar agar menjadi generasi yang cerdas, beretika, dan bertanggung jawab di era digital. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto