Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Krisis! Kursi Kepala Sekolah Kosong di Jombang Kini Mencapai 30 Jabatan

Wenny Rosalina • Sabtu, 29 November 2025 | 14:19 WIB

 

SEMANGAT: Bakal calon kepala sekolah mengikuti pelatihan di SMPN 1 Jombang, (21/11).   
SEMANGAT: Bakal calon kepala sekolah mengikuti pelatihan di SMPN 1 Jombang, (21/11).  

 

Radarjombang.id – Kursi kepala sekolah yang kosong di Jombang kembali bertambah. Ini setelah Kepala SMPN 1 Diwek, Siswoko, meninggal dunia pada Rabu (26/11). Kini ada tiga kursi kepala SMPN yang kosong.

’’Per 1 November ada 29 kepala sekolah yang dijabat Plt, dua di antaranya SMPN,’’ kata Plt Kepala Bidang Pembinaan Ketenagaan Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Heri Mujiono, kemarin.

Hingga kemarin ada yang ditunjuk  menjadi Plt Kepala SMPN 1 Diwek. ’’Belum (ada yang ditunjuk) masih koordinasi,’’ ungkap Heri. Biasanya di jenjang SMP, Plt dijabat wakil kepala yang berada pada sekolah tersebut, bukan lintas kepala sekolah lain.

Total kini ada 30 kepala sekolah yang kosong. Rinciannya, delapan TK negeri, 19 SDN, dan tiga SMPN. Seluruhnya belum memiliki kepala sekolah definitif.

Jumlah kepala sekolah kosong ke depan dipastikan bakal semakin meningkat. Gelombang pensiun pada 2028 hingga 2030 menjadi periode dengan jumlah guru purna paling banyak. Sehingga potensi kekosongan jabatan kepala sekolah bakal kembali bertambah.

Di sisi lain, pemerintah daerah juga terikat Surat Edaran Dirjen GTK yang mewajibkan seluruh pemda menuntaskan penempatan kepala sekolah definitif dan mengakhiri masa Plt maksimal 31 Desember 2025. Di Jombang, pengisian untuk 29 kursi kepala sekolah kosong ini belum bisa dipastikan waktunya.

’’Untuk pengisian di Jombang kami serahkan kepada pimpinan,’’ kata Heri.

Saat ini, 50 guru menjalani pelatihan dan pembekalan bakal calon kepala sekolah selama 10 hari, 21-30 November, di SMPN 1 Jombang. Rinciannya, 29 guru SMP, satu guru TK, dan 20 guru SD.

Mereka lolos seleksi administrasi dan substansi dari total 72 pendaftar. Seleksi substansi dilakukan Direktorat Jenderal Guru dan Tenaga Kependidikan (GTK) berbasis Computer Based Test (CBT). (wen/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#Kosong #Jombang #kursi kepala sekolah #Dinas P dan K Jombang