Radarjombang.id – Usai lulus ujian tahfiz juz 30, sebanyak 2.259 siswa SD dan MI bakal mengikuti wisuda tahfiz di Masjid Agung Baitul Mukminin. Ini untuk memberi penghargaan agar siswa lain semangat menghafal Quran.
’’Wisudah tahfiz juz 30 akan dilaksanakan 9 Desember,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Rhendra Kusuma, kemarin.
Wisuda ini merupakan tindak lanjut dari pelaksanaan munaqosyah juz 30 yang digelar serentak pada Kamis (16/10). Sebanyak 2.643 siswa kelas 6 SD/MI menjadi peserta dalam kegiatan tersebut.
”Pelaksanaan wisuda kami tetapkan pada 9 Desember. Ini menjadi momen apresiasi bagi seluruh siswa yang telah mengikuti munaqosyah tahfidz juz 30,” ujar Rhendra Kusuma.
Munaqosyah yang diikuti ribuan siswa itu diselenggarakan di 29 lokasi dengan 82 majelis. Total peserta terdiri dari 1.880 siswa SD dan 763 siswa MI.
Penilaian dilakukan oleh 82 penguji, seluruhnya para huffaz Alquran dari Pondok Pesantren Madrasatul Qur’an Tebuireng.
Hasil penilaian menunjukkan beragam capaian. Sebanyak 385 siswa meraih predikat Mumtaz (istimewa), disusul 619 siswa berpredikat Jayyid Jiddan (sangat baik).
Kemudian 605 siswa mendapatkan nilai Jayyid (baik), sementara 650 siswa dinyatakan Maqbul (cukup). Adapun 371 siswa dinyatakan tidak lulus (Rasib).
Seluruh peserta munaqosyah merupakan siswa kelas 6. Rhendra menegaskan bahwa tahun ini tidak ada munaqosyah untuk kelas 5 ke bawah. ”Tahun ini tidak ada munaqosyah lagi. Baru ada lagi Oktober 2026,” tambahnya.
Sertifikat tahfidz juz 30 dapat digunakan untuk mendaftar SPMB (Sistem Penerimaan Murid Baru) pada jenjang SMP jalur prestasi. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto