Radarjombang.id – Peringatan Hari Guru Nasional, Selasa (25/11), terasa istimewa MIN 1 Jombang. Mereka meresmikan ruang UKS dan ruang komite. Ini sekaligus penguatan Satuan Pendidikan Ramah Anak.
’’Pada 2023 kami sudah mendeklarasikan satuan pendidikan ramah anak. Sekarang kami kuatkan lagi sebagai salah satu program unggulan kami,’’ kata Luluk Wahyu Ningsih, MPd kepala MIN 1 Jombang. MIN 1 Jombang memiliki program unggulan yang sering disebut sebagai Brilian yaitu Religi, Literasi, Digitalisasi, Adiwiyata dan Ramah Anak.
MIN 1 Jombang juga terus bersinergi dengan Komite madrasah untuk bersama mewujudkan madrasah yang maju, bermutu dan mendunia. Salah satunya dengan didukung infrastruktur yang memadai.
Apalagi MIN 1 Jombang sebagai satuan pendidikan ramah anak, berupaya untuk memenuhi seluruh fasilitas madrasah agar layak untuk anak-anak, sehingga anak akan merasa aman nyaman dan menyenangkan di madrasah.
Dalam kegiatan tersebut hadir Kepala Kantor Kemenag Jombang, Dr Muhajir, bersama Kasubag TU Dr Arif Hidayatulloh MPdI, Kasi Penma Nur Khijin MPdI, Kepala Dinas PPKB-PPPA Jombang Dr dr Ma’murotus Sa’diyah, MKes, ketua Komite MIN 1 Jombang Syaiful Bahri SH MHum. Serta Alumni MIN 1 Jombang tahun 2012 M Mujaddid Izzul Ummah Mualo.
M Mujaddid Izzul Ummah Mualo mewakili alumni menyerahkan bantuan berupa kursi roda dan kruk untuk mendukung fasilitas UKS dan mendukung program MIN 1 Jombang ramah anak.
”Alhamdulillah momen hari guru ini saya ingin mengucapkan terimakasih kepada ibu bapak guru yang telah membimbing saya. Saya perwakilan alumni memberikan bantuan kursi roda dan kruk mudah-mudahan dapat membawa manfaat untuk adik-adik,” ungkapnya.
Syaiful Bahri, ketua Komite MIN 1 Jombang mengatakan, pembangunan infratsruktur di MIN 1 Jombang sebagian berasal dari dana masyarakat, seperti UKS dan ruang komite yang diresmikan kemarin.
”Kami bangun ruang UKS dilengkapi enam bed, dan ruang komite, yang belum terlaksana pagar pembatas untuk akses orang tua menjemput,” katanya.
Ia menegaskan, komite memiliki komitmen yang sama agar program madrasah yang bersifat fisik dan non fisik bisa berjalan dengan baik. ”Tapi kita sesuaikan dengan kemampuan wali murid dan semuanya transparan dan dapat dipertanggungjawabkan,” jelasnya.
Kepala Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana, Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPKB PPPA) Jombang Dr dr Ma’murotus Sa’diyah, Mkes memberikan apresiasi kepada MIN 1 Jombang yang telah menjadi satuan pendidikan ramah anak.
Ia berharap, semakin banyak satuan pendidikan di kabupaten Jombang yang mendeklarasikan diri sebagai sekolah ramah anak.
”Jadi memang sebaiknya semua sekolah mulai melakukan hal seperti ini karena itu menjamin keamanan anak-anak di sekolah menurunkan tingkat kekerasan kepada anak termasuk bullying baik verbal maupun fisik,” jelasnya.
Apalagi Kabupaten Jombang telah ditetapkan sebagai sekolah ramah anak. ”Makin banyak sekolah makin bagus, mudah-mudahan ini juga segera diterapkan di sekolah-sekolah lain,” harapnya.
Kepala Kantor Kemenag Jombang, Dr Muhajir SPd MAg, memberikan apresiasi kepada MIN 1 Jombang, sinergi MIN 1 Jombang dengan komite menunjukkan kekompakan untuk meningkatkan kualitas madrasah melalui peningkatan infrastruktur, dan mendukung program madrasah sebagai satuan pendidikan ramah anak.
Keterlibatan alumni juga mendapatkan apresiasi.
”Inilah nilai plus madrasah, bertepatan pada momen hari guru, alumni yang ada di sini menunjukkan jika dalam pembelajaran di madrasah tidak hanya transfer knowledge tapi juga mengedepankan akhlak dan tata krama,” pungkasnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto