Guru SMKN Wonosalam, Sumarsono SPd, sudah mengabdi pengabdian 29 tahun. Tepatnya sejak 1996 hingga 2025. Baginya, Hari Guru Nasional merupakan momen penting untuk melakukan introspeksi diri.
Baik bagi pendidik maupun lembaga, agar dapat melangkah lebih baik ke depan. ’’Peringatan ini bukan hanya seremoni, tetapi pengingat untuk terus memperbaiki kualitas pembelajaran dan keteladanan,’’ tuturnya.
Guna membentuk karakter siswa, Sumarsono mengedepankan contoh nyata dalam aktivitas sehari-hari. Ia selalu menjaga kerapian rambut.
Datang tepat waktu. Berpakaian rapi, dan taat beribadah. Ini sebagai bentuk teladan yang dapat dilihat langsung peserta didik. ’’Anak itu belajar dari apa yang mereka lihat. Maka guru harus memberi contoh nyata,’’ ujarnya.
Dia juga istiqamah dalam menasehati dan mengamati perkembangan siswa. Agar mereka tumbuh menjadi pribadi yang baik.
’’Disiplin harus dijalankan di mana pun berada, karena menjadi fondasi karakter yang kuat,’’ tegasnya. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto