Yogo Arif Prakoso, S.Pd., guru SMAN 3 Jombang yang telah mengabdi sejak 2019, memaknai Hari Guru sebagai momentum penting untuk merefleksikan arah perjalanan pendidikan di Indonesia. Baginya, guru menjadi ujung tombak perubahan.
”Guru tidak hanya mengajar, melainkan membentuk karakter, membuka wawasan, dan menyalakan harapan dalam diri setiap siswa,” ujar Yogo.
Menurut dia, dunia pendidikan tidak boleh berhenti pada rutinitas. Pembelajaran harus terus berkembang melalui inovasi, peningkatan kompetensi, serta kemampuan beradaptasi terhadap dinamika zaman.
”Di tengah tantangan dunia pendidikan, guru harus tetap hadir sebagai simbol keteladanan, kesabaran, dan perjuangan.
Selama masih ada anak yang membutuhkan bimbingan, guru akan selalu memiliki alasan untuk terus berkarya,” tambahnya. (fid/naz)
Editor : Anggi Fridianto