RadarJombang.id - Kemampuan siswa MAN 1 Jombang dalam hal penelitian kembali dibuktikan.
Pada ajang bergengsi OMI (Olimpiade Madrasah Indonesia) tingkat nasional, MAN 1 Jombang berhasil meraih medali perak.
OMI Bidang Riset diselenggarakan Kementerian Agama RI pada 10–14 November 2025 di Tangerang, Banten.
Dua siswa, Aira Fatimah Azzahra (XI-D) dan Alfikasi Kharisma Hanum (XI-I), berhasil menyabet Medali Perak melalui karya berjudul “CardioPredicy AI: Aplikasi Prediksi Risiko Serangan Jantung Berbasis Machine Learning dengan Pendekatan Etika Kesehatan”.
Penelitian mereka memadukan data smartwatch dengan model XGBoost untuk memprediksi risiko serangan jantung secara real-time.
Selain itu, aplikasi memberikan rekomendasi pencegahan yang personal dengan memperhatikan aspek etika kesehatan.
”Karya ini lahir dari kepedulian terhadap meningkatnya kasus serangan jantung di Indonesia. Saya bangga siswa kami mampu menghadirkan solusi teknologi yang relevan dan berdampak,” ungkap Dr Hj Saadatul Athiyah, MPd, Kepala MAN 1 Jombang.
Pendampingan OMI dilakukan Haryanto Arbi dan Sabtin Maulidiyah Hani, yang terus mendorong literasi teknologi dan kesehatan di lingkungan madrasah.
MAN 1 Jombang juga berhasil menunjukkan performa terbaiknya ajang Kreasi (Kompetisi Riset dan Inovasi Siswa Indonesia) yang digelar ABAK Academy pada 27–30 Oktober 2025 di Jakarta.
Dua siswi, Firstya Decha Aurisdinata (XI-I) dan Fidela Amelia (X-I), sukses meraih Medali Perak dan penghargaan Best Expo melalui karya ilmiah berjudul ”Kandidat Indikator Mikroplastik pada Minuman Kemasan Berbasis Curcumin sebagai Subtituen Nile Red”.
Karya tersebut menawarkan inovasi deteksi mikroplastik berbasis bahan alami.
Curcumin dalam kunyit digunakan sebagai kandidat pengganti Nile Red yang dikenal kurang ramah lingkungan.
”Inovasi ini menunjukkan bahwa riset lingkungan dapat dilakukan oleh generasi muda dengan pendekatan yang lebih aman dan berkelanjutan,” ujar Ning Atik.
Prestasi ini juga tidak lepas dari bimbingan Sayyidah Jum’ati Rodiyah, MPd dan Sabtin Maulidiyah Hani, MSi yang konsisten mendorong siswa untuk mengembangkan riset ilmiah berkualitas.
”Harapannya, prestasi ini dapat memberikan motivasi kepada siswa yang lain untuk terus berusaha meraih prestasi melalui bidangnya masing-masing,” pungkasnya. (wen/fid)
Editor : Achmad RW