Radarjombang.id – Ratusan buku SDN Jombatan 6 Kecamatan Jombang rusak akibat hujan dan angin kencang Senin (10/11).
Ini setelah atap bocor akibat hujan angin Minggu (2/11).
’’Kemarin itu kan hujan deras dan angin, kelas yang ditempati buku bocor. Jadi banyak buku di dalam lemari yang ikut basah,’’ kata kepala SDN Jombatan 6 Kecamatan Jombang, Nur Salim, kemarin,
Perbaikan atap tidak bisa dilakukan maksimal, setelah mengetahui reng usuk bagian atas telah rapuh.
’’Penjaga hanya memperbaiki tepat yang di atas kantor. Setelah gentengnya bolong itu baru tahu kalau reng usuk sangat rapuh, jadi penjaga tidak berani naik ke atas,’’ terangnya.
Jumlah siswa SDN Jombatan 6 ada 70. Serta ada 10 buku mata pelajaran yang berada di sekolah. Sekitar 50 persen dari buku tersebut rusak dan tak bisa diselamatkan.
Buku yang dibawa pulang siswa hanya sebagian saja, sehingga banyak buku yang berada di sekolah.
’’Sementara kami jemur. Dikeringkan dulu, karena menempel satu sama lain. Nanti setelah kering kami coba untuk menyelamatkan yang masih bisa diselamatkan,’’ katanya.
Usai tembok sepanjang 50 meter dan setinggi dua meter roboh, pihaknya langsung mengajukan bantuan ke Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang. Sekolah mengajukan rehab tiga ruang kelas.
’’Setelah hujan itu juga kami jadi tahu ternyata reng diatas sudah sangat rapuh,’’ ucapnya.
Selain proposal, sekolah juga mengajukan dengan mengisi link, untuk upload proposal dan foto-foto. ’’Tapi belum mendapatkan kepastian dari Dinas, kapan sekolah akan diperbaiki,’’ jelasnya.
Dikonfirmasi terpisah, Kepala Bidang Pembinaan SD, Rhendra Kusuma, belum memberikan jawaban. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto