Radarjombang.id - Pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) Paket C di Kabupaten Jombang pada 8–9 November berlangsung lancar. Satu-satunya kendala, banyak siswa yang datang terlambat, sehingga tidak maksimal dalam mengerjakan soal.
’’Ada yang datang telat, padahal waktu berjalan sesuai jadwal. Kondisi itu membuat mereka kekurangan waktu untuk mengerjakan. Apalagi model soal banyak berupa narasi bacaan yang membutuhkan waktu lebih lama untuk dipahami,’’ kata Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari.
Sejumlah peserta hadir telat dari jadwal yang telah ditentukan. Padahal, sebelumnya sudah diimbau harus datang setidaknya 30 menit sebelum ujian dimulai. Keterlambatan ini berdampak pada durasi pengerjaan soal.
Tingkat kehadiran peserta masih direkap panitia. Meski begitu, dari beberapa titik pemantauan, kehadiran mencapai 100 persen.
Tahun ini, ada 724 siswa dari 27 satuan pendidikan nonformal yang mengikuti TKA Paket C. Pelaksanaan dipilih Sabtu dan Minggu agar peserta yang bekerja tetap dapat mengikuti ujian tanpa mengganggu aktivitasnya.
Dari 27 lembaga, sebanyak 23 menggunakan mode online dan empat lembaga menggunakan mode semi-online. Koordinasi dengan Telkom dan PLN juga telah dilakukan agar jaringan dan listrik tetap stabil selama ujian.
’’Listrik semuanya lancar. Siswa juga tidak mengalami kesulitan login karena sebelumnya sudah dilakukan simulasi,’’ terangnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto