Radarjombang.id – SMPN 2 Kesamben memperingati Hari Pahlawan dengan menggelar aksi teatrikal drama kolosal tentang perjuangan para pahlawan saat mempertahankan kemerdekaan.
Para siswa menampilkan pertunjukkan pertempuran 10 November 1945 oleh para pejuang saat peristiwa bersejarah perobekan bendera Belanda di Hotel Yamato, Surabaya. Acara lantas dilanjutkan dengan pawai budaya yang diikuti seluruh warga sekolah.
Rutenya mengelilingi lingkungan sekitar sekolah. Mereka kompak mengenakan kostum tradisional tema pahlawan, lengkap dengan atribut berperang.
Kepala SMPN 2 Kesamben, Nur Chasanah MPd, menuturkan, kegiatan tersebut bertujuan agar seluruh siswa dapat meneladani nilai-nilai perjuangan para pahlawan.
’’Kami ingin menanamkan sifat pantang menyerah kepada para siswa sebagai generasi penerus, kaum muda harus selalu semangat dan tidak mudah putus asa,’’ tegasnya.
Peringatan Hari Pahlawan selaras dengan pembentukan karakter positif siswa dalam berbagai kegiatan SMPN 2 Kesamben. Sekolah ingin mengutamakan adab dan karakter bagi para siswa sebagai generasi penerus.
’’Jika telah tertanam adab dan berakhlakul karimah maka Insya Allah hal-hal baik termasuk prestasi juga akan mengikuti,’’ terangnya.
SMPN 2 Kesamben juga membekali kemandirian siswa. ’’Pada kegiatan kokurikuler bagi siswa kelas 7, kami berikan materi dan praktik langsung dalam bidang pertanian. Pertimbangannya karena mayoritas wilayah sekitar sekolah merupakan lahan hijau,’’ ungkapnya.
Penanaman sopan santun dan adab juga ditekankan saat Pemilihan Ketua dan Wakil OSIS (Pemilos). Siswa mencoblos dengan cara tradisional menggunakan lidi.
”Para siswa juga kami wajibkan mengenakan pakaian tradisional. Serta kami ajak kembali meniru pembiasaan masyarakat tempo dulu dan menerapkannya dalam kegiatan bersama. Ini guna meneladani nilai-nilai hidup bermasyarakat secara baik,’’ paparnya. (dwi/jif)
Editor : Anggi Fridianto