Radarjombang.id - SMAN Ploso menggelar kegiatan Diklat Jurnalistik pelatihan konten digital bersama Jawa Pos Radar Jombang, Sabtu (8/11).
Kegiatan dilakukan untuk meningkatkan kompetensi siswa seputar pembuatan konten digital yang baik dan menarik.
Qoidatun Nisak, Kepala SMAN Ploso melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Arif Fatoni menjelaskan, kegiatan yang diikuti sekitar 50 siswa tersebut diharapkan menjadi dasar siswa dalam memanfaatkan platform digital dengan konten yang baik dan dapat dipertanggungjawabkan.
”Secara tidak langsung selama ini siswa memang rutin menjalankan aktivitas jurnalistik harian, melalui status whatsapp, instagram dan lain sebagainya, tapi masih belum mendapatkan materi yang benar-benar mendalam mengenai teknis dan etika kejurnalistikan,” katanya.
Diklat diberikan selain memberikan pengetahuan tentang jurnalistik, baik untuk media sosial maupun media cetak. Juga memberikan ilmu tentang tips ngonten, pelatihan naskah podcast, teknik pengambilan angle video hingga pembuatan pamflet acara.
Arif menambahkan, kehadiran pelatihan ini diharapkan mampu membentuk sikap lebih bijak dalam membuat konten, terutama di media sosial yang rentan terhadap penyebaran informasi keliru.
SMAN Ploso sendiri aktif menggunakan media sosial untuk menyampaikan berbagai informasi. Juga memiliki produk jurnalistik berupa majalah sekolah.
”Harapannya, dengan adanya pelatihan ini anak-anak lebih bijak melakukan tulis-menulis di media sosial. Berita yang disebarkan harus bisa dipertanggungjawabkan. Kami berharap siswa menulis secara bijak dan membawa manfaat bagi umat manusia," tandasnya.
Sementara itu, General Manager Jawa Pos Radar Jombang, Sulton Arif, mengapresiasi langkah SMAN Ploso yang terus membangun budaya literasi dan keterampilan jurnalistik di lingkungan sekolah.
”Mudah-mudahan sinergi ini membawa manfaat, sebab ini bagian dari menjalankan fungsi media, yaitu media edukasi," katanya.
Sinergi Jawa Pos Radar Jombang dengan mengadakan pelatihan jurnalistik dilakukan sebagai salah satu mewujudkan fungsi media, yaitu sebagai media pendidikan. Tanpa mengesampingkan fungsi yang lain, yaitu fungsi hiburan, fungsi kontrol sosial, dan fungsi informasi.
Ia berharap melalui kegiatan ini lahir generasi penulis muda dari SMAN Ploso yang mampu menghasilkan karya berkualitas serta berkontribusi positif bagi masyarakat.
"Kami berharap dari SMAN Ploso melahirkan penulis yang bijak. Saya juga berharap SMAN Ploso tidak kalah dengan SMA-SMA lain yang ada di kota," pungkasnya. (wen/ang)
Editor : Anggi Fridianto