Radarjombang.id – Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa Madrasah Aliyah di Kabupaten Jombang, sejumlah madrasah terus mematangkan persiapan. Kesiapan sarana dan prasarana menjadi salah satu fokus utama agar pelaksanaan berjalan lancar dan kondusif.
Saat ini Tinggal pemasangan CCTV untuk pengawasan.
“Untuk gladi terpantau lancar. Beberapa madrasah masih dalam tahap persiapan pengadaan kamera untuk pengawas penyelia,” ungkap Nur Khojin, Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kementerian Agama Kabupaten Jombang.
Ia menyampaikan, pemasangan kamera pengawas dilakukan bagian dari sarana prasarana sesuai ketentuan juknis.
Ia menambahkan, penggunaan kamera pengawas atau CCTV menjadi bagian penting dalam pelaksanaan TKA untuk memastikan integritas dan transparansi selama ujian berlangsung.
"Sesuai juknis penyelia, memang harus ada kamera pengawas,” ujarnya.
Terkait teknis pelaksanaan, Nur Khojin menjelaskan bahwa sebagian besar madrasah akan melaksanakan TKA dalam dua gelombang dan tiga sesi. Hal ini dilakukan untuk menyesuaikan jumlah peserta dengan kapasitas ruang dan perangkat yang tersedia.
Sementara itu, mengenai aktivitas belajar siswa kelas X dan XI selama pelaksanaan TKA, pihak Kemenag Jombang mengikuti aturan Dinas Pendidikan Provinsi Jatim.
“Sesuai dengan edaran, siswa kelas X, XI, dan XII yang tidak ikut TKA sementara belajar di rumah. Prinsipnya, kami memastikan tercipta suasana kondusif saat pelaksanaan,” jelasnya.
Jumlah siswa madrasah aliyah yang mendaftar TKA mencapai 7.541 siswa atau sekitar 92,11 persen dari total peserta yang seharusnya.
Empat MA memutuskan tidak mengikuti TKA dengan alasan yang bervariasi. Ada yang sedang melanjutkan program tahfidz Al-Qur’an, ada yang madrasahnya belum memiliki kelas akhir, dan ada juga yang terkendala kelengkapan data siswa. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto