Radarjombang.id - Menjelang pelaksanaan Tes Kemampuan Akademik (TKA) bagi siswa SMA/SMK, sejumlah sekolah di Kabupaten Jombang mulai melakukan persiapan teknis.
Termasuk menyiapkan sarana dan prasarana komputer.
Hal itu dilakukan usai lama tak digunakan pasca Ujian Nasional Berbasis Komputer (UNBK) ditiadakan. Kini perawatan komputer mulai dilakukan.
’’Beberapa komputer kami upgrade, sebagian lagi diganti perangkatnya’’ kata Kepala SMAN Jogoroto sekaligus Ketua Musyawarah Kerja Kepala Sekolah (MKKS) SMA Negeri Kabupaten Jombang, Mu’alim, kemarin.
Sekolahnya menyiapkan sekitar 100 hingga 115 unit komputer, termasuk untuk cadangan.
’’Dulu saat masih ada UNBK, komputer selalu digunakan dan dirawat.
Setelah UNBK dihapus, lab komputer jarang dipakai, hanya untuk ANBK yang pesertanya sekitar 50 siswa saja,’’ ungkapnya.
Untuk menghadapi TKA tahun ini, sekolah melakukan upgrade dan pembelian perangkat baru agar memenuhi standar kebutuhan perangkat keras dan lunak versi terbaru.
Dari total sekitar 180 unit komputer yang dimiliki, hanya 116 unit yang siap pakai. Meski demikian, jumlah tersebut dinilai cukup untuk kebutuhan dua gelombang dan dua sesi pelaksanaan TKA.
’’Pelaksanaan nanti dibagi menjadi dua gelombang. Maksimal 20 siswa per ruangan. Jadi kami maksimalkan dua sesi saja agar tidak terlalu sore karena durasi TKA cukup panjang,’’ jelasnya.
Gelombang 1 pada 3-4 November. Gelombang 2 pada 5-6 November. Tiap hari dua sesi.
’’Risikonya biaya jadi lebih besar karena jumlah sesi lebih banyak. Tapi kalau dipaksakan tiga sesi, kasihan juga proktor dan pengawas kalau harus kerja terus tanpa istirahat,’’ ungkapnya.
Kondisi ini juga dialami sekolah-sekolah lain. Sekolah harus melakukan upgrade perangkat komputer setelah lama tak digunakan, dan membutuhkan biaya yang tidak sedikit.
’’Sebetulnya tidak mahal, tapi karena ini yang pertama, jadi butuh biaya banyak untuk perawatan kompurter,’’ terangnya. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto