Radarjombang.id - SMKN Mojoagung menjadi sekolah pertama di Kabupaten Jombang yang melaksanakan kegiatan kokurikuler sebagai penyempurnaan dari program Projek Penguatan Profil Pelajar Pancasila (P5) dalam Kurikulum Merdeka.
Kegiatan ini mengangkat tema “Petualangan Ruang Karya, Menembus Batas Imajinasi” dan menampilkan hasil karya siswa dari berbagai jurusan yang dikolaborasikan dengan delapan dimensi profil pelajar Pancasila.
Ketua panitia kegiatan, Juwita Khairunnisa yang juga guru Seni Budaya SMKN Mojoagung menjelaskan, teknis pelaksanaan kokurikuler.
Seluruh persiapan dilakukan sejak jauh hari, mulai dari perencanaan karya, pembuatan stand, hingga penyusunan rundown kegiatan.
”Persiapan karya dilakukan selama satu bulan, sedangkan pembuatan stand dan rundown memakan waktu dua minggu.
Kami melibatkan panitia guru dan panitia siswa agar anak-anak ikut bertanggung jawab dalam keseluruhan kegiatan,” jelasnya.
Kokurikuler merupakan kegiatan pendalaman materi dari pembelajaran yang sudah berlangsung di kelas. Setiap pelajaran dihubungkan dengan praktik nyata melalui karya yang ditampilkan dalam gelar karya ini.
”Dalam pembelajaran ada tiga komponen, yaitu intrakurikuler, ekstrakurikuler, dan kokurikuler.
Nah, kokurikuler ini berperan sebagai pendukung pembelajaran utama, sehingga siswa bisa memahami materi lebih mendalam dan kontekstual,” terangnya.
Kegiatan ini juga menampilkan delapan stand yang mewakili dimensi profil lulusan yaitu keimanan dan ketakwaan terhadap Tuhan YME, kewargaan, penalaran kritis, kreativitas, kolaborasi, kemandirian, kesehatan, dan komunikasi. Lima stand kewirausahaan yang diisi masing-masing jurusan.
Kolaborasi antarmata pelajaran dan jurusan menciptakan suasana pameran yang hidup, kreatif, dan inspiratif.
Juga ada lima stand KWU (kewirausahaan) diisi lima jurusan . ”Ini langkah awal kami dalam memperkenalkan konsep kokurikuler di tingkat SMK. Semoga menjadi inspirasi bagi sekolah lain di Jombang,” pungkas Juwita. (wen/fid)
Editor : Anggi Fridianto