Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Ribuan Siswa SMA di Jombang Siap Hadapi TKA, Mayoritas Sekolah Ambil Dua Gelombang

Wenny Rosalina • Rabu, 15 Oktober 2025 | 13:55 WIB

 

KOMPAK: Rapat koordinasi TKA bersama Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang,  Asijah, di SMAN 2 Jombang, kemarin (14/10).
KOMPAK: Rapat koordinasi TKA bersama Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Asijah, di SMAN 2 Jombang, kemarin (14/10).

Radarjombang.id - Menjelang pelaksanaan Tes Kompetensi Akademik (TKA) jenjang SMA, seluruh sekolah di Kabupaten Jombang menyatakan siap melaksanakan ujian tersebut. SMA negeri rata-rata mengambil dua gelombang, dengan dua sesi setiap harinya.

”Kalau sekaligus tiga gelombang kasihan anak-anak, bisa sampai malam,” kata Asijah, Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang. Asijah menegaskan, seluruh siswa di SMA negeri wajib mengikuti TKA, baik yang mau melanjutkan ke perguruan tinggi maupun tidak. 

Banyak sekolah yang memilih dua sesi karena jumlah komputer terbatas, apalagi diwajibkan ada cadangan 10 persen komputer pada setiap sesi. Sehingga sekolah dengan jumlah siswa yang cukup banyak tidak bisa langsung selesai dalam waktu satu hari dan dua sesi.

”Tidak seperti ANBK yang hanya diikuti 50 siswa, TKA ini akan diikuti seluruh siswa, sedangkan SMA negeri diatas 300 siswa,” jelasnya.

Seluruh SMA negeri menyelenggarakan TKA secara mandiri di sekolah masing-masing. Sementara SMA-SMA swasta dengan jumlah siswa sedikit ada yang menumpang ke SMA swasta dengan skala yang lebih besar.

”Berapa yang menumpang datanya masih kami rekap, belum rilis karena masih tahap pendataan,” jelasnya.

Asijah menambahkan pengawasan ujian akan dilakukan secara silang antar sekolah untuk menjaga objektivitas. Sekolah akan menyetorkan nama-nama guru yang bakal menjadi pengawas, lalu Cabdindik Jombang yang akan membagi ke sekolah-sekolah lain. ”Negeri mengawasi negeri, swasta mengawasi swasta,” katanya.

Pengawas TKA tidak boleh dari guru mapel yang diujikan. Yang aman, memilih guru selain mapel yang diujikan seperti guru bimbingan konseling (BK) atau guru agama juga bisa ditugaskan sebagai pengawas.

Lebih lanjut, Asijah menegaskan bahwa selama pelaksanaan TKA, kegiatan belajar mengajar tetap berjalan bagi siswa kelas X dan XI. ”Ketika TKA berlangsung untuk kelas XII, kelas X tetap masuk seperti biasa, belum ada arahan untuk belajar di rumah,” pungkasnya. (wen/jif)

 

 

Editor : Anggi Fridianto
#cabdindik jombang #tka #Jombang #Tes Kompetensi Akademik #SMA