Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

17 Kepala SMP di Jombang Belum Kerjakan Sulingjar, Dinas P dan K Ingatkan Hal Ini

Wenny Rosalina • Jumat, 3 Oktober 2025 | 14:48 WIB

 

SERIUS: Kepala SMPN 1 Perak, Parsum Suko Wibowo, mengerjakan Sulingjar di meja kerjanya, kemarin.   
SERIUS: Kepala SMPN 1 Perak, Parsum Suko Wibowo, mengerjakan Sulingjar di meja kerjanya, kemarin.  

Radarjombang.id – Sebanyak 17 kepala SMP di Kabupaten Jombang belum mengisi Survei Lingkungan Belajar (Sulingjar).

Sulingjar yang menjadi rangkaian Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) harus dikerjakan maksimal 10 Oktober.

’’Hingga 2 Oktober pukul 08.00, ada 33 SMP yang belum tuntas,’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jomban, Safak Efendi, kemarin.

Dari jumlah itu, 16 kepala sudah mengerjakan sehingga hanya kurang gurunya. Serta 17 kepala sekolah belum mengerjakan dan gurunya juga belum tuntas seluruhnya.

’’33 itu mayoritas SMP swasta dan beberapa SMP negeri,’’ ucapnya. Dari total 382 guru, 257 sudah mengerjakan dan 125 guru belum mengerjakan.

’’Kami sudah menghubungi masing-masing sekolah yang belum agar segera diselesaikan, kami ingatkan juga di grup,’’ jelasnya.

Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang meminta seluruh sekolah segera melakukan pengisian.

’’Yang belum mengisi kita kejar dan imbau agar segera menyelesaikan Sulingjar,’’ ungkapnya.

Tidak ada laporan kendala pengisian di lapangan. Baik terkait sistem atau akun masing-masing guru. Semuanya lancar. Hanya saja menyesuaikan dengan waktu luang kepala sekolah dan guru untuk mengerjakan.

’’Tinggal satuan pendidikan krentek entrynya kapan. Setiap hari kami memantau dan mengimbau,’’ tegasnya.

Sulingjar yang menjadi satu rangkaian dengan asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) harus diselesaikan untuk mendapatkan rapor pendidikan. Nilai rapor pendidikan menjadi salah satu pertimbangan untuk mendapatkan bantuan operasional sekolah (BOS) kinerja.

Salah satu yang belum menyelesaikan Sulingjar, SMPN 1 Perak. Kepala SMPN 1 Perak, Parsum Suko Wibowo, menjelaskan, masih ada satu gurunya yang belum mengerjakan Sulingjar.

’’Tidak ada kendala, hanya saja satu guru ini masih sering kambuh sakitnya,’’ ungkapnya. 

Parsum sendiri juga baru menyelesaikan Sulingjar kemarin. ’’Ini saya sedang mengerjakan Sulingjar,’’ ucapnya. (wen/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Sulingjar #Pemkab #Pemkab Jombang #2025 #ANBK #Dinas P dan K Jombang