Radarjombang.id – Ribuan pendidik anak usia dini memeriahkan peringatan HUT ke-20 Himpunan Pendidik dan Tenaga Kependidikan Anak Usia Dini Indonesia (Himpaudi) serta HUT ke-19 Ikatan Pendidik Indonesia (IPI) di Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang, Sabtu (27/9).
Acara ini diisi dengan senam bersama dan jalan sehat yang diikuti sekitar 1.700 peserta.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Asisten Perekonomian dan Pembangunan Setdakab Jombang, Bambang Suntowo, yang mewakili Bupati Jombang Warsubi, Bunda PAUD Kabupaten Jombang Yuliati Warsubi, Ketua DPRD Jombang Hadi Atmaji, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Jombang Wor Windariserta Hj. Ema Erifina Salmanudin.
Ketua Himpaudi Jombang Purnomo menyampaikan harapan agar pemerintah pusat segera merevisi UU No. 20 Tahun 2003 tentang Sisdiknas agar terintegrasi dengan UU No. 14 Tahun 2005 tentang Guru dan Dosen.
"Revisi itu diharapkan mampu mengakui dan mengakomodasi hak-hak profesi pendidik PAUD nonformal," katanya.
Selain itu, pihaknya juga berharap adanya tambahan insentif bagi para pendidik PAUD. "Tentunya kami juga berharap ada tambahan insentif untuk para pendidik," harapnya.
Dalam sambutannya, Bambang Suntowo menyampaikan apresiasi tinggi kepada seluruh guru PAUD, pemilik lembaga, dan insan pendidikan anak usia dini atas dedikasi mereka. Menurutnya, pendidikan anak usia dini merupakan pondasi penting untuk membentuk kualitas generasi masa depan.
“Pendidikan adalah investasi jangka panjang. Anak usia dini ibarat tunas yang harus kita rawat dengan kasih sayang, kesabaran, dan bimbingan tepat agar tumbuh menjadi generasi cerdas, berakhlak mulia, dan berkarakter,” ujarnya.
Ia juga menekankan pentingnya sinergi antara semua pihak yang berkompeten dalam pembinaan PAUD agar program berjalan terpadu dan terarah.
Pemerintah Kabupaten Jombang berharap HIMPAUDI semakin kokoh dalam berorganisasi, solid dalam kebersamaan, serta terus berkontribusi nyata bagi kemajuan anak usia dini.
“Harapan kita bersama, mudah-mudahan lahir generasi emas Kabupaten Jombang yang siap menyongsong Indonesia Emas 2045,” pungkasnya. (yan/ang)
Editor : Anggi Fridianto