Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Penyaluran MBG di Jombang Sering Telat, Dinas P dan K Warning SPGG

Wenny Rosalina • Senin, 8 September 2025 | 14:20 WIB

 

SPPG Kepatihan menyalurkan menu MBG untuk siswa
SPPG Kepatihan menyalurkan menu MBG untuk siswa

Radarjombang.id – Polemik penyaluran program Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dikeluhkan sejumlah siswa di Jombang jadi atensi serius Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang. Pihaknya bakal melakukan pemantauan intensif penyaluran MBG.

Kepala Bidang Pembinaan SMP Safak Efendi, menyampaikan pihaknya sudah melakukan koordinasi dengan sekolah-sekolah penerima program. ”Memang yang disampaikan ada keterlambatan, bahkan ada yang sempat tidak dapat. Hari ini kita pantau, kita lihat perkembangannya. Mungkin di awal perlu adaptasi,” jelas Safak, Rabu (4/9).

Sejauh ini, hasil koordinasi Dinas P dan K dengan sekolah sebatas melalui telepon. Menurutnya, hal itu dilakukan agar situasi tetap kondusif, mengingat Dewan Pendidikan Jombang juga telah meninjau langsung ke lapangan.

Ia menambahkan, keluhan yang muncul dari sekolah lebih banyak terkait waktu distribusi dan jumlah porsi. ”Menunya sebenarnya enak, hanya saja sering terlambat dan jumlahnya kurang,” ungkapnya.

Safak berharap, SPPG yang ditunjuk sebagai penyedia makan bergizi dapat lebih menyesuaikan layanan dengan kebutuhan siswa. ”Kami hanya penerima manfaat, jadi terima kasih sekali dengan adanya program ini. Namun, meski ada sedikit permasalahan, harapannya ke depan ditinjau kembali agar kendala di hari pertama hingga ketiga kemarin tidak terulang lagi,” pungkasnya.

Sementara, penyaluran MBG Jumat (5/9) terpantau tepat waktu. Makanan telah dikirimkan pukul 10.00 dengan menu nasi putih, buah anggur merah juga ada yang jeruk, ayam katsu, sayur capcay dan saus.

”Kemarin sudah saya wanti-wanti agar tidak sampai terlambat lagi pengirimannya, alhamdulillah hari ini datang tepat waktu,” kata Rudy Priyo Utomo, kepala SMPN 1 Jombang.

Di SMPN 1 Jombang, hari ketiga kemarin pengiriman terlambat hingga menyebabkan 15 kelas atau sekitar 480 siswa tidak dapat jatahnya. Pihak SPPG menjanjikan penggantian hari lain.

”Ditawarkan diganti hari Kamis, saya tolak karena hari ini anak-anak ada kegiatan maulid nabi, setelah itu pulang, jadi lebih baik hari Senin atau Selasa, biar satu dimakan pagi, satu bisa dimakan siang,” jelasnya.

Terkait menu, ia mengakui ada sayur yang mulai basi, nasi terlalu lembek, nasi terlalu keras, di hari pertama. ”Sepertinya masih kondisi panas sudah ditutup makanya cepat basi,” ungkapnya.

Selain itu, lauk daging ayamnya dominan dengan tepung dan ukuran yang terlalu kecil, Yoyok enggan berkomentar. ”Ya seperti itu, bisa dilihat sendiri, tadi pihak puskesmas ke sini, hanya melihat, tidak memberikan komentar terkait menu,” pungkasnya. (wen/ang)

 

Editor : Anggi Fridianto
#Makan Bergisi Gratis #Jombang #Dinas P dan K Jombang #Mbg