Radarjombang.id - Asesmen Nasional Berbasis Komputer (ANBK) jenjang SMP di Kabupaten Jombang bakal dilaksanakan 25-28 Agustus.
Sebanyak 133 sekolah dipastikan ikut. Tujuh di antaranya melaksanakan ANBK dengan menumpang di sekolah lain.
’’Yang menumpang karena tidak mempunyai sarana prasarana sesuai standar,’’ kata Pelaksana Harian Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Wor Windari, kemarin.
Hari ini (15/8) ANBK SMP dalam tahap sinkronisasi geladi bersih. Geladi bersihnya dilaksanakan 18 Agustus. Dilanjutkan dengan sinkronisasi pelaksanaan pada 22 Agustus.
’’Sekolah yang menumpang juga tidak mempunyai proktor (pengawas) dan teknisi,’’ terangnya.
Tujuh sekolah yang menumpang, SMP Darul Ulum Tapen menumpang ke SMPN 1 Kudu. SMP Dharma Bhakti Kabuh menumpang ke SMPN 2 Kabuh.
SMP Islam Terpadu Darul Falah menumpang ke SMPN 1 Gudo.
SMP PGRI 1 Mojoagung menumpang ke SMPN 1 Mojoagung. SMP PGRI 1 Ploso menumpang ke SMPN 1 Ploso. SMP Islam Mojopahit menumpang ke SMP Pancasila Kecamatan Mojowarno. Serta SMP Terpadu Al Hikmah Bareng menumpang ke SMP Terapan Al Hikmah Bareng.
’’Teknis pelaksanaan dibagi menjadi berapa sesi disesuaikan dengan infrastruktur yang dimiliki sekolah,’’ jelasnya. Jumlah siswa yang menumpang juga tidak banyak, hanya 44 siswa dari 7 sekolah.
Total siswa kelas 8 yang terdata mencapai 14.456 orang. Jumlah ini terdiri atas 10.534 siswa dari 48 SMP negeri dan 3.922 siswa dari 85 SMP swasta.
Peserta sampling utama dan cadangan ANBK mencakup 4.596 siswa. Terdiri dari 2.332 siswa SMP negeri dan 2.264 siswa dari SMP swasta. (wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto