Radarjombang.id - Asesmen nasional berbasis komputer (ANBK) jenjang SMA/SMK dan MA di Jombang bakal dilaksanakan 4-7 Agustus.
Seluruh SMA dan SMK baik negeri maupun swasta menyelenggarakan di lembaga masing-masing. Tidak ada yang menumpang.
’’ANBK SMA dan SMK tidak ada yang menumpang, negeri dan swasta mandiri semua,’’ kata Kepala Seksi SMA Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Asijah, kemarin.
Sekolah bisa menyelenggarakan ANBK secara mandiri karena memiliki sarana prasarana yang lengkap. Mulai ketersediaan komputer, hingga jaringan yang menunjang pelaksanaan ANBK.
Jumlah peserta ANBK, 45 siswa utama dan lima siswa cadangan kelas 11. Peserta tiap sekolah dipilih secara acak oleh kementerian. Jika dalam satu sekolah tidak mencapai 45 siswa untuk kelas 11, maka ANBK diikuti semua siswa.
’’Lima siswa cadangan itu untuk menggantikan jika saat nanti pelaksanaan ada siswa yang sakit, sehingga berhalangan hadir. Tapi kalau hadir semua, siswa cadangan tidak digunakan,’’ jelasnya.
Madrasah aliyah (MA) mayoritas juga menyelenggarakan mandiri. Hanya MA Darul Hikmah yang menumpang di MAN 1 Jombang karena tidak memiliki sarana prasarana yang memadai.
’’MA hanya satu yang menumpang di MAN 1 Jombang karena tidak memiliki sarpras yang memadai,’’ kata Kepala Seksi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Jombang, Nur Khojin.
Sementara untuk sekolah luar biasa (SLB), ada 16 yang menyelenggarakan ANBK.
Rinciannya, 12 menyelenggarakan secara mandiri. Empat sisanya SLB menumpang. Itu karena tidak memiliki sarana prasarana yang memadai untuk ANBK.
Keemmpatnya, SLB Sabilillah yang gabung di SLB ABCD Kurnia Asih. SLB Tunas Harapan 4 gabung ke SLB Tunas Harapan 2.
SLB Hardika Bakti gabung ke SLB Tunas Harapan 2. Serta SLB Pelita Bangsa gabung di SLB Pelita Hati.
(wen/jif)
Editor : Anggi Fridianto