Radarjombang.id - SMAN Bareng menggelar kegiatan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) Tahun Ajaran 2025/2026 dengan penuh semangat dan kreativitas.
Diikuti 247 siswa mengusung tema Prometheus dan konsep RAMAH (Religius, Aktif, Menyenangkan, Aman, dan Humanis).
Dirancang membentuk karakter, memperkuat semangat kebangsaan, serta menciptakan lingkungan belajar yang aman dan menyenangkan bagi seluruh peserta didik baru.
Kepala SMAN Bareng Anik Noerachini MPd menjelaskan, selama MPLS, siswa baru mendapatkan materi penting.
”Tidak hanya mengenalkan lingkungan sekolah, tetapi juga menanamkan nilai-nilai luhur sejak hari pertama,” kata Anik.
Materi yang disampaikan, di antaranya wawasan Wiyata Mandala dan Wawasan Kebangsaan, guna memperkenalkan peran sekolah sebagai pusat pendidikan dan menanamkan rasa cinta tanah air.
Pengenalan Program Sekolah dan cara belajar yang efektif, agar siswa mampu beradaptasi dengan sistem pembelajaran yang baru.
”Serta visi dan misi sekolah, membangun karakter disiplin dan tanggung jawab, lingkungan nelajar aman, nyaman, dan menggembirakan (Pencegahan dan Penanganan Kekerasan), pengenalan tata tertib sekolah, budaya sekolah, budaya positif, dan tata krama siswa, serta pencegahan NAPZA dan judi online,” imbuh dia.
MPLS juga diisi dengan berbagai kegiatan sosial dan cinta lingkungan. Di antaranya, Sasis Sasa (Satu siswa satu sampah), Sasis Sabu (Satu siswa satu nunga), santunan yatim dan dhuafa.
Keunikan MPLS di SMAN Bareng yakni pelaksanaan Paper Mob dan Flash Mob oleh siswa dan guru sebagai sambutan kreatif bagi siswa baru.
”Aksi ini menjadi momen ikonik dan membangkitkan semangat kebersamaan, kekompakan, serta kreativitas seluruh warga sekolah,” tutur dia.
Mengusung tema “Prometheus” yang memiliki filosofi kecerdasan dan pengorbanan. Tema ini berasal dari mitologi Yunani. ”Prometheus adalah sosok Titan yang mencuri api dari dewa Zeus demi membantu manusia,” ujar Anik.
Dikenal karena kecerdasan dan pengorbanannya, meski harus menanggung hukuman berat. ”Semangat Prometheus kami jadikan simbol perjuangan siswa dalam menuntut ilmu. Tidak mudah, tetapi penuh makna dan akan membentuk pribadi yang tangguh,” kata Anik. (fid/jif)
Editor : Anggi Fridianto