Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

MGMP Geografi SMA Jatim Sukses Adakan Field Work Mojo 2025 di Jombang, Ini Tujuannya

Wenny Rosalina • Senin, 7 Juli 2025 | 13:18 WIB
KOMPAK: MGMP Geografi SMA Jombang dan Mojokerto berkolaborasi dalam kegiatan Field Work Mojo 2025 MGMP Geografi SMA Provinsi Jawa Timur di Auditorium SMAN 3 Jombang, Sabtu (10/5).
KOMPAK: MGMP Geografi SMA Jombang dan Mojokerto berkolaborasi dalam kegiatan Field Work Mojo 2025 MGMP Geografi SMA Provinsi Jawa Timur di Auditorium SMAN 3 Jombang, Sabtu (10/5).

Radarjombang.id - MGMP Geografi SMA Jombang dan Mojokerto berkolaborasi menyukseskan kegiatan Field Work Mojo 2025 MGMP Geografi SMA Provinsi Jawa Timur.

Kegiatan dilaksanakan di Auditorium SMAN 3 Jombang, Sabtu (10/5). Sementara observasi lapangan dilaksanakan di Selalapis, Panglungan, Wonosalam Minggu (11/5) yang diikuti 67 peserta dari anggota MGMP Geografi SMA se Jatim dan guru mapel IPS.

Kegiatan dilakukan dengan tema “Study Konservasi mata air berbasis partisipasi pada Ekowisata Permata Hati Selalapis Wonosalam”.

”Kegiatan dilakukan untuk meningkatkan kompetensi profesional para guru, bertukar pikiran mengenai berbagai perkembangan dunia pendidikan khususnya kebijakan untuk bidang studi geografi,” kata Juli Murini, SPd MPd, Ketua panitia, juga merupakan guru SMAN 3 Jombang.

Kegiatan tersebut juga dihadiri Ketua MGMP Geografi Jawa Timur Dra Artini Inderawati, pembina MGMP Geografi SMA Kabupaten Jombang Witin, SPd MM. Serta tiga narasumber yaitu Dr Purwanto, SPd Msi, Kepala Departemen Geografi FIS Universitas Negeri Malang,  Dr Mugono, SPd MPd, Kepala SMAN 12 Surabaya, dan Wagisan Ketua Komunitas Permata Hati Wonosalam.

Sesi pertama disampaikan materi tentang kelestarian lingkungan berbasis kearifan lokal, dilanjutkan sesi kedua materi tentang kondisi fisik daerah Panglungan, wonosalam dengan peta topografi, jenis batuan, pengukuran pH air sungai, kadar oksigen.

Materi ketiga tentang paparan Sejarah konservasi berbasis partisipasi yang telah dilakukan di daerah Selalapis Panglungan Wonosalam dan membuahkan hasil dengan kembalinya beberapa mata air serta hutan yang menghijau.

Di Wonosalam, peserta membaca peta melakukan perjalanan menyusuri hutan menuju mata air Selalapis dan Sungai Boro dengan jarak kurang lebih 3-4 Km. Melakukan pengamatan morfologi, kondisi hidrologi, diversivikasi flora dan konservasi fauna. Serta kearifan lokal sebagai bentuk konservasi yang dilakukan masyarakat sekitar, maupun pengamatan jenis batuan, kadar oksigen dan PH air sungai Boro.

”Selain itu kegiatan reboisasi juga dilakukan dengan menanam 100 pohon asem sebagai bentuk dukungan pada masyakat setempat dalam melakukan konservasi hutan,” pungkasnya. (wen/ang)

 

Editor : Anggi Fridianto
#mgmp #Geografi #pendidikan jombang #Jatim