Radarjombang.id - Proses pengambilan PIN pada sistem penerimaan murid baru (SPMB) SMA/SMK di Kabupaten Jombang terkendala banyaknya nilai yang keliru.
Mayoritas nilai pendidikan agama Islam (PAI) pada siswa lulusan MTs. Sehingga operator harus menghitung ulang dan membenarkan nilai yang telah diunggah.
’’Sebetulnya relatif lancar, hanya saja ada beberapa siswa yang harus revisi nilai, mayoritas dari madrasah,’’ kata Kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu’amar, kemarin.
Proses unggah nilai sebelumnya telah dilakukan oleh operator sekolah asal. Ada nilai dari tujuh mata pelajaran, mulai semester 1 sampai semester 5.
Rinciannya, Pendidikan Pancasila dan Kewarganegaraan, Bahasa Indonesia, Matematika, Ilmu Pengetahuan Alam, Ilmu Pengetahuan Sosial, Bahasa Inggris, serta Pendidikan Agama dan Budi Pekerti.
’’Mapel (mata pelajaran) MTs dan SMP kan tidak sama, kemungkinan kesalahannya waktu entry nilai, rata-rata kesalahan di mapel pendidikan agama dan budi pekerti,’’ ungkapnya.
Khusus mapel pendidikan agama MTs, diambilkan dari nilai rata-rata mata pelajaran keagamaan yang ada di setiap MTs.
’’Mapel PAI di MTs itu gabungan 4-5 mapel, seharusnya diambil sesuai rata-rata, tapi terkadang hitungannya salah,’’ kata Ulil.
Revisi tersebut dapat diperbaiki oleh salah satu operator sekolah. Bahkan sekolah harus menunjuk satu operator khusus untuk menangani revisi nilai.
Revisi dilakukan berdasarkan nilai asli pada rapor yang dibawa oleh siswa.
’’Syarat mengambil PIN kan salah satunya membawa rapor asli, nah di situ dicocokkan ulang. Nilai yang sudah diunggah dengan nilai yang asli, kalau ada kesalahan nanti direvisi,’’ terangnya.
Baca Juga: SMPB 2025 Jenjang SMA SMK Dimulai, Pendaftar Mulai Bisa Ambil PIN di Lokasi Ini
Pengambilan PIN tidak boleh diwakilkan atau harus dilakukan sendiri oleh calon murid. Waktunya dibatasi 2 hingga 13 Juni.
Sebelum memasuki tahap pendaftaran, siswa dapat melakukan latihan pendaftaran pada 9-11 Juni. Pendaftaran SPMB tahun ini dibagi menjadi empat tahap. Pertama jalur afirmasi, jalur mutasi orang tua atau wali dan jalur prestasi hasil lomba untuk SMA dan SMK, 16-17 Juni.
Kedua, jalur nilai prestasi akademik SMA, 22-23 Juni. Ketiga jalur domisili SMA dan SMK, 26-27 Juni. Keempat, jalur nilai prestasi akademik SMK, 2-3 Juli.
’’Masing-masing tahap hanya dua hari saja, kemudian pengumumannya satu hari setelahnya,’’ tegas Ulil. (wen/jif/ang)
Editor : Anggi Fridianto