Radarjombang.id - Sebanyak 35 siswa jenjang SMA, SMK dan MA di Kabupaten Jombang dinyatakan tak lulus sekolah pada tahun pelajaran 2024-2025.
Kasi Pendidikan Madrasah Kantor Kemenag Jombang, Nur Khojin membenarkan, ada 26 siswa jenjang MA tak lulus tahun ini.
Mayoritas yang tidak lulus itu sudah drop out (DO).
Pengumuman kelulusan dilakukan serentak Senin (5/5).
’’Macam-macam alasan tidak lulusnya, ada yang DO, mutasi, juga mengundurkan diri dari madrasah,’’ kata
Sebagian siswa tidak lulus disebabkan karena tidak mengikuti rangkaian ujian yang diadakan madrasah.
Total ada 8.338 siswa yang lulus dari 98 MA, baik negeri maupun swasta. 26 siswa yang tidak lulus berasal dari sejumlah lembaga.
Baca Juga: Alamak! 26 Siswa Madrasah Aliyah di Jombang Dinyatakan Tak Lulus, Mayoritas Drop Out dari Sekolah
Sementara itu, sebanyak lima siswa SMK di Kabupaten Jombang dinyatakan tidak lulus.
Itu setelah kelimanya tidak mengikuti seluruh rangkaian ujian yang diadakan sekolah. Kesempatan yang diberikan juga tidak diindahkan, sehingga tak bisa diluluskan.
’’Lima yang tidak lulus seluruhnya dari SMK swasta,’’ kata Plt Kasi SMK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Ulil Mu’amar, kemarin. Pengumuman kelulusan SMK dilaksanakan Senin (5/5).
Total ada 9.798 siswa SMK kelas 12 di Jombang. Sebanyak 9.793 siswa dinyatakan lulus.
Rincian lima yang tidak lulus, dua siswa dari SMK Darusalam Ngoro.
Siswa yang tidak lulus sebelumnya telah diberi kesempatan oleh pihak sekolah untuk mengikuti ujian susulan.
Namun hingga pengumuman kelulusan dikeluarkan, kelimanya belum mengikuti ujian susulan tersebut.
’’Sekolah bahkan mengunjungi ke rumah siswa untuk memberikan kesempatan ujian susulan, tapi sampai hari pengumuman tetap tidak dipenuhi, begitu laporan yang kami terima,’’ jelasnya.
Tak hanya itu, sebanyak empat siswa SMA dinyatakan tidak lulus.
Itu setelah keempatnya tidak mengikuti ujian pamungkas, yaitu penilaian sumatif akhir jenjang (PSAJ).
Pengumuman kelulusan dilakukan melalui online, dan seluruh siswa dilarang konvoi.
’’Semua melalui website sekolah masing-masing,’’ kata Kasi SMA dan PKLK Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang, Asijah, kemarin.
Total jumlah kelas 12 SMA tahun ini sebanyak 6.242 siswa.
Yang dinyatakan lulus 6.238 siswa. Empat siswa yang tidak lulus, tiga di antaranya dari SMA Bahrul Ulum Tambakberas, sedangkan satu siswa yang tidak lulus dari SMA PGRI Perak.
’’Seluruhnya karena tidak memenuhi kriteria kelulusam yaitu tidak ikut PSAJ,’’ jelasnya.
Sementara untuk SMA luar biasa, dari 51 siswa kelas 12, semuanya dinyatakan lulus, dan tidak ada yang mengulang.
Siswa yang tidak lulus diperbolehkan untuk mengulang kelas 12, atau bisa juga mengajukan mutasi ke sekolah lain.
’’Semua sekolah diimbau mengumumkan kelulusan dengan cara online, untuk antisipasi perayaan pasca pengumuman,’’ terangnya.
Imbauan dari Satlantas Polres Jombang kepada Cabdindik Wilayah Jombang juga meminta, perayaan kelulusan SMA/SMK dan MA dilakukan dengan tidak melakukan konvoi atau arak-arakan di jalan raya. Tidak corat-coret fasilitas sekolah dan fasilitas umum. Tidak mengkonsumsi minuman beralkohol dan obat-obatan terlarang.
Editor : Anggi Fridianto