Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

Catat! Penilaian Sumatif Akhir Jenjang Jadi Penentu Kelulusan Siswa SD, Begini Penjelasan Dinas P dan K Jombang

Wenny Rosalina • Sabtu, 10 Mei 2025 | 12:50 WIB
FOKUS: Siswa SDN Menganto saat mengikuti ujian praktik muatan lokal keagamaan dan pendidikan diniyah, Kamis (8/5).
FOKUS: Siswa SDN Menganto saat mengikuti ujian praktik muatan lokal keagamaan dan pendidikan diniyah, Kamis (8/5).

Radarjombang.id - Tidak hanya nilai rapor, nilai hasil penilaian sumatif akhir jenjang (PSAJ) menjadi salah satu penentu kelulusan bagi siswa SD di kabupaten Jombang.

Saat ini, jenjang SD di Jombang mulai melakukan PSAJ. Bentuknya beragam, ada yang tulis dan ada yang praktik.

’’Ujian yang harus diselenggarakan oleh semua sekolah adalah penilaian sumatif akhir jenjang saja (PSAJ),’’ kata Kepala Bidang Pembinaan SD Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Jombang, Rhendra Kusuma, kemarin.

Teknis PSAJ dan waktunya diserahkan kepada sekolah. Bisa ujian tulis maupun praktik, atau gabungan keduanya.

’’Semua mapel (mata pelajaran) ada ujian praktiknya, termasuk PKn, juga MIPAS, juga muatan lokal keagamaan dan diniyah,’’ kata Kepala SDN Menganto Kecamatan Mojowarno, Heny Marhendraningayu.

Soal PSAJ merupakan gabungan dari materi kelas 4, 5 dan 6.

Kelulusan siswa ditentukan oleh masing masing sekolah, termasuk pengelolaan nilainya, dan teknis ujiannya. Semua ditentukan satuan pendidikan.

Di sekolahnya, tahun lalu nilai yang diambil untuk menentuka kelulusan, nilai semester 1 dan 2 kelas 4, 5 dan 6. Tahun ini hanya semester 1 dan 2 kelas 4 dan 5, ditambah dengan nilai PSAJ, dan ujian ptaktik.

’’Nanti nilai rapor, kemudian dua kali nilai PSAJ, dan nilai ujian praktik, yang nanti akan kami olah,’’ kata Heny.

Sementara itu di SDN Losari Kecamatan Ploso, PSAJ juga menjadi salah satu penentu kelulusan. ’’Kami membagi nilai PSAJ dalam tiga aspek.

Nilai sikap, pengetahuan dan keterampilan,’’ kata Kepala SDN Losari Kecamatan Ploso, Ustadz Natsir.

Kelulusan ditentukan hanya tiga hal. Menyelesaikan seluruh program pembelajaran, nilai minimal baik pada penilaian akhir untuk seluruh mapel dan muatan lokal. Serta lulus PSAJ untuk semua mapel dan muatan lokal.

Nilai PSAJ memiliki bobot 30 persen. Sedangkan rapor 70 persen. ’’Nilai rata-rata rapor yang diambil yaitu semester 9, 10, dan 11,’’ jelasnya.

Saat ini di SDN Losari masih dalam ujian semester 2. PSAJ baru dilaksanakan 19 Mei mendatang. Ada yang ujian tulis saja, ada yang praktik saja, ada juga yang keduanya. ’’Tidak semua mapel ada ujian praktik,’’ ucapnya.

Kelulusan ditentukan oleh masing-masing sekolah. Hanya saja tidak melenceng dari aturan-aturan pokok yang harus dilakukan.

’’Kami punya sendiri POS (prosedur operasional standar) tata cara penyelenggaraan PSAJ, setiap sekolah punya kebijakan masing-masing,’’ jelasnya. (wen/jif)

 

Editor : Anggi Fridianto
#PSAJ #ujian #Dinas P dan K Jombang #Sekolah #Siswa SD