Advertorial Berita Daerah Desa Kita Event Hiburan Hukum International Kota Santri Masa Lampau Nasional Olahraga Opini Pendidikan Politik & Pemerintahan Ragam Teknologi Tokoh Travel Wanita Wonderland Wonosalam

2.526 Ijazah Siswa di Jombang Belum Terdistribusi, Cabdindik Jombang Instruksikan Kepala Sekolah Antar ke Rumah Siswa

Wenny Rosalina • Jumat, 18 April 2025 | 14:21 WIB
Guru SMKN 2 Jombang saat memantau pengambilan ijazah siswa ke sekolah
Guru SMKN 2 Jombang saat memantau pengambilan ijazah siswa ke sekolah

Radarjombang.id - Masih ada ribuan ijazah alumni yang belum terdistribusi kepada pemiliknya.

Tenggang waktu hingga akhir April harus tuntas, cabdindik Jombang meminta sekolah proaktif jemput bola mengantarkan ijazah sampai ke rumah alumni.

”Progresnya terus berjalan, yang pasti 30 april semua harus sudah tuntas,” kata Ulil Muamar, kasubag TU Cabang Dinas Pendidikan Wilayah Kabupaten Jombang.

Total awal ijazah yang belum terdistribusi ada 3.047 terdiri dari 20 SLB, 573 SMA dan 337 ijazah SMK.

Total ijazah yang telah terdistribusi per 14-16 April ada 521, terdiri dari 184 ijazah SMA dan 337 ijazah SMK.

Total masih ada 2.526 ijazah yang belum terdistribusi, terdiri dari 20 ijazah SLB, 389 ijazah SMA, dan 2.117 ijazah SMK.

Ia berharap, sekolah melakukan langkah percepatan, dengan menghubungi langsung alumni untuk datang ke sekolah, atau mengantar langsung ke rumah siswa.

”Apalagi jumat libur, jadi harus melakukan upaya-upaya percepatan,” katanya.

Ulil juga bakal melakukan evaluasi pencapaian pekan pertama.

”Target kita tetap akhir april tuntas,” pungkasnya.

Distribusi ijazah terus dilakukan, salah satunya di SMAN Ngoro.

Ada banyak alumni yang telah bekerja, bahkan ada yang sudah berada di luar kota hingga luar pulau.

Sehingga pengambilan dilakukan orang tua, dan pengantaran ke rumah juga diterima orang tua.

”Tidak ada syarat apapun untuk mengambil, semua gratis, meski saat lulus dulu masih ada tanggungan ke komite, ada yang Rp 200 ribu, Rp 400 ribu, Rp 1 juta hingga Rp 4 juta tetap gratis,” jelasnya.

Di SMKN 2 Jombang juga punya strategi sendiri untuk menyelesaikan distribusi ijazah.

Salah satunya dengan membentuk tim khusus untuk mengantar ke rumah alumni.

Bahkan pengantaran dilakukan sampai malam hari.

”Kami siapkan tim untuk jemput bola alias antar ke rumah.

Kemarin saya tanya sendiri alasan mereka belum ambil karena sudah bekerja,” jelas Kepala SMKN 2 Jombang, Abdul Muntolib.

Sementara di SMKN Mojoagung ada 468 ijazah yang belum terdistribusi.

25 ijazah alumni 2022, 25 ijazah alumni 2023, dan 93 ijazah alumni 2024, sedangkan 325 lainnya ijazah tahun 2021 kebawah.

”Setiap hari ada progres distribusi, insyaallah akhir april sudah selesai sesuai target,” pungkasnya. (wen/ang)

 

Editor : Anggi Fridianto
#ijazah #Cabdindik #Jombang #Jatim